Pemilik Lima Bangli di Kelurahan Bahagia Bongkar Bangunan Sendiri

38

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Sebanyak lima Bangunan Liar (Bangli) di Jalan KH. Ya’kub Gani RW. 001, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, diketahui telah dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Sebelumnya para pemilik Bangli diminta agar segera membongkar atau memindahkan bangunan dalam waktu 7×24 jam sejak menerima surat teguran 1.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kabupaten Bekasi, Deni Koesdiana mengatakan, keberadaan bangli tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda). Jika tidak melakukan pembongkaran, maka Satpol PP akan melaksanakan penertiban.

“Pembongkaran dilakukan karena Bangli tersebut telah melanggar Perda serta ketentuan lainnya, seperti UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, PP Nomor 6 Tahun 2010 tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Permendagri Nomor 32 Tahun 2010 tentang Peraturan Pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan lain-lain,” ungkapnya di lokasi bangli.

Di tempat yang sama, Sekertaris Kelurahan Bahagia, Mawardi mengatakan, pemilik Bangli kontrakan delapan pintu, Haji Markim, sudah mulai membongkar sendiri sebagian bangunannya. Sementara sebagian lagi akan dibongkar setelah tahlilan 100 hari istrinya tanggal 21 Januari 2019.

Untuk pemilik bangli Nurhayati dan Dewo mulai minggu depan akan membongkar sendiri bangunannya, sehingga di bulan Februari tidak ada lagi bangunan liar miliknya.

“Terkait Bangli di wilayah Kelurahan Bahagia, para tokoh masyarakat, masyarakat, para ketua RT dan RW akan melakukan pendataan serta melaporkan ke Plt Bupati Bekasi, dengan tembusan Pak Kasatpol PP untuk agenda penertiban Bangli di wilayah Kelurahan Bahagia,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Nando ini menambahkan, sebelumnya pihak Kelurahan Bahagia bersama Satpol PP juga telah melakukan pembongkaran terhadap Bangli di sepanjang jalan KH. Noer Ali Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan.

Sebanyak 50 rumah dibongkar karena berdiri di lahan milik pengairan serta tidak memiliki izin mendirikan bangunan. “Kalau mereka mempunyai IMB tidak mungkin kita bongkar,” ungkap Mantan Kasubbag Rumah Tangga dan Pemeliharaan (RTP) Setda Kabupaten Bekasi ini.

Puluhan bangunan di kawasan tersebut dilakukan pembongkaran oleh personel Satpol PP dengan menggunakan alat berat. Proses penertiban melibatkan aparat gabungan dari unsur TNI dan Polri serta petugas kebersihan dalam mengangkut puing bangunan. (red)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.