Pengamat: Kepala Daerah Harus Selektif dalam Menempatkan Personilnya di SKPD

0
516
Plaza Pemkot Bekasi

JAKARTA (Garudanews.id) – Jelang Pemilihan Kepala Daerah sejumlah elemen masyarakat berharap kedepannya Walikota Bekasi terpilih harus mampu menjamin agar Kota Patriot ini semakin berubah. Salah satunya adalah adanya kemacetan yang selama ini menjadi sorotan, dan lokasi ruang publik yang belum mendapatkan perhatian secara maksimal.

“Perubahannya apa, salah satunya adalah problem tenaga kerja, meski agak sulit direalisasikan, akan tetapi harus menjadi prioritas janji kampanye. Kemudian yang tidak kalah penting wajah Kota Bekasi menjadi berubah, yaitu tidak ada kemacetan di pojok-pojok,  terminal juga rapih, kemudian pasar tradisional juga harus menjadi perhatian. Karena ruang publik ini menjadi parameter keberhasilan seorang pemimpin,” demikian diungkapkan Pengamat Kebijakan Publik, Dr.Adi Suparto kepada garudanews.id, Sabtu, (9/12).

Selain itu, dia juga berharap seluruh birokrasi yang ada saat ini agar ditempati oleh orang-orang yang memiliki kompetensi di bidangnya.

“Karena saya melihat banyak SKPD saat ini bekerja tidak sejalan dengan kebijakan Walikota.Seharusnya, Kepala Dinas harus mampu mengimplementasikan program kerja yang telah digariskan oleh kepala daerah. Sehingga terjadi sinkronisasi,” ungkap Adi.

Untuk itu, dia berharap kedepannya Walikota Bekasi harus tegas dan lebih selektif dalam menempatkan personilnya di SKPD.

“Karena apa, Kota Bekasi sebagai daerah penyangga Ibu Kota, kalau pimpinan SKPD tidak memiliki kompetensi di bidangnya sudah barang tentu akan menhjadi persoalan serius. Pada gilirannya bakal menjadi beban kepala daerah itu sendiri,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengimbau kepada  wakil pemerintah pusat di daerah, kata Tjahjo, para kepala daerah pmemiliki kewajiban mengawal dan memastikan program strategis pemerintah pusat terwujud. Hal tersebut dikatakan Tjahjo saat memberi pengarahan di acara, “Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Angkatan III Tahun 2017,” yang digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri di Jakarta, Rabu (6/12), kemarin.

“Gubernur, bupati, walikota harus memastikan program strategis nasional harus berjalan dengan baik. Sinkron dengan skala prioritas gubernur, bupati, walikota,” ujar Tjahjo.

Kepala daerah, menurut Tjahjo, adalah komandan perencanaan pembangunan di daerah. Kepala daerah yang mengendalikan operasional pemerintahan di daerah. Sebab itu, kepala daerah harus selalu memastikan, setiap program yang sudah dilansir jadi kebijakan, benar-benar di eksekusi. Harus ada evaluasi rutin kepada para SKPD selaku perpanjangan tangan kepala daerah di lapangan.

“Bupati dan walikota ini kan yang mengendalikan sehari- hari dibantu  Sekda dan SKPD. Gubernur Sulsel contohnya, ya  Sekda itu tangan kanannya,” ujar Tjahjo.

Jika kemudian lanjut Tjahjo, kepala daerah merasa tak cocok misalnya dengan Sekda atau kepala dinasnya, harus berani mengevaluasi. Jangan sampai, karena ketidakcocokan itu, membuat akselerasi pembangunan berjalan tersendat. Dan, para kepala daerah harus rutin mengecek kinerja para SKPD. Bila memang kinerja SKPD itu melempem, tak bisa memenuhi target program, sebaiknya segera diganti. Sehingga percepatan pembangunan tak terhambat. Termasuk juga bila tidak cocok dengan Sekda.

“Kalau enggak  cocok ya ganti saja,  termasuk SKPD yang tidak mencapai target 3 bulanan,  6 bulanan harus diganti,” ujar Tjahjo.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menjawab sejumlah perntanyaan wartawan. Salah satu isu yang ditanyakan para wartawan adalah soal kinerja dan janji politik para kepala daerah terpilih.

Menurut Tjahjo, para kepala daerah yang baru terpilih dalam Pilkada, tentu dalam kampanye punya janji politik. Janji politik itu yang harus ditunaikan saat menjabat nanti, lewat berbagai program pembangunan. Tapi, Tjahjo mengingatkan, jangan sampai kemudian, program strategis nasional yang dilaksanakan di daerah terhambat oleh janji politik kepala daerah. (lan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here