Pesta Petani Gempita “Zaman Now”

0
213

GORONTALO (Garudanews.id) – Meski di sejumlah daerah terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok, namun berbeda di Gorantalo, Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) merayakan kegembiraannya dengan hasil tani yang melimpah.

Acara yang diberi tema “Pesta Petani” tersebut merupakan acara yang digelar oleh korwil gempita Gorontalo. Dalam rangka penyaluran bantuan benih dan pupuk, dalam anggaran Kementerian Pertanian 2017 di Taman Menara Limboto, Kabupaten Gorontalo Rabu .

Dukungan serta antusiasme terlihat dari banyaknya yang hadir dalam gelaran acara tersebut. Nampak juga sekretaris daerah, bersama jajaran SKPD kabupaten Gorontalo, Pimpinan BRI Cabang Limboto serta, Pengurus KNPI Propinsi

Korwil Gempita, Dahlan Usman mengatakan pesta petani ini dilaksanakan sebagai wujud syukur petani, atas perhatian pemerintah daerah dan pusat kepada petani. Pesta ini sebagai tanda distribusi benih secara langsung dan transparan.

“Tepat Kualitas, tepat jumlah, tanpa adanya Pungutan dan potongan”, kata Dahlan, Rabu, (10/1).

Dahlan menambahkan, bantuan Kementerian Pertanian kepada Gempita Gorontalo sebesar 21 ribu hektar atau senilai total 19 miliar rupiah.

“Bantuan tersebut terdiri dari benih dan pupuk subsidi,” jelasnya.

Dewan Pembina Gempita, Ibu Hj. Ida Syahidah menyatakan sangat bahagia dan bersuka cita, bisa mengikuti hampir keseluruhan kegiatan Gempita.

Bagi Ida, kegiatan yang selalu digelar oleh Gempita dahsyat.
“Kekinian banget kegiatannya, saya bangga bisa bergabung bersama pemuda yang kembali bertani, karena inilah tren zaman now,” pungkas Ida.

“saya sebagai pembina memerintahkan agar Alat mesin pertanian yang ada di brigade Provinsi Gorontalo segera dipinjamkan gratis kepada petani, sehingga biasanya empat hari per Hektar, dengan corn planter cukup empat jam saja,” tambah Istri Gubernur Rusli Habibie tersebut.

Selain itu, dalansambutannya Bupati Gorontalo menegaskan, bahwa kegiatan Gempita dalam melakukan regenerasi petani merupakan agenda ideologis. Sebab, dengan adanya agenda dan kegiatan seperti ini bisa menegakkan identitas Agraris Nusantara sebagai identitas asli yang melekat.

“Kita harus meyakinkan generasi muda bahwa bertani itu Zaman now, Kokinian untuk kesejahteraan” pungkas Nelson.

Dalam acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Nelson Ponalingu, Dewan Pembina Gempita Gorontalo Ida Syahidah Rusli, Koordinator Gernas Gempita bersama kepala dinas pertanian provinsi beserta tokoh-tokoh pemuda dan masyarakat. (Her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here