PMI Dea Malela Juara Umum Adhyaksa Cup Tahun 2018

0
224
Lomba Marching Band Adhyaksa Cup II tahun 2018

SUMBAWA (Garudanews.id) – Lomba Marching Band Adhyaksa Cup II tahun 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 10 sampai 12 Agustus berlangsung meriah. Dalam kegiatan itu, Pondok Modern Internasional (PMI) Dea Malela keluar sebagai juara umum pada perhelatan tersebut.

Kegiatan tersebut dibagi menjadi tiga kategori. Yakni kategori SD, SMP dan SMA/Umum. Untuk kategori SD, juara pertama diraih oleh SDN 2 Sumbawa. Disusul oleh SDN 5 Taliwang pada posisi kedua. Sementara juara ketiga diraih oleh SDN 7 Woja, Dompu.

Kategori SMP, juara pertama diraih oleh MTsN Taliwang. Juara kedua diraih oleh SMPN 1 Sumbawa dan juara ketiga diraih oleh SMPN 2 Sumbawa. Sementara pada kategori SMA/Umum, juara pertama diraih oleh PMI Dea Malela. Disusul oleh Pemda KSB pada posisi kedua. Pada posisi ketiga diraih oleh SMAN 1 Taliwang.

Berdasarkan pantauan wartawan dalam kegiatan tersebut,nampak terlihat Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Pimpinan DPRD Sumbawa, Kamaluddin SE, Ketua Komisi I DPRD Sumbawa, Syamsul Fikri, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Sumbawa, Ir. H Junaidi dan Kepala Bank NTB Cabang Sumbawa, Abdul Hafith.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa, Paryono SH dalam penutupan kegiatan itu menyampaikan, selain untuk memperingati HBA ke 58, kegiatan ini juga untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Dipilihnya lomba Marching Band, jelasnya, yaitu agar dapat menumbuhkan sikap disiplin, percaya diri serta kerjasama tim. Sehingga para peserta dan panitia sama-sama dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini

”Ini sudah kita buktikan tim yang terbagus, yang terdisiplin, yang punya percaya diri dan bisa menjadi juara umum. Hari ini juara umumnya dari Pondok Pesantren Modern Dea Malela, karena dia mendapat juara satu di tingkat SMA dan UMUM,” Kata Kajari(12/8).

Diungkapkannya, kegiatan ini sendiri diikuti 27 tim dari tiga kabupaten. Yakni Sumbawa, KSB dan Dompu. Awalnya, diharapkan dapat diikuti seluruh Kabupaten/Kota se-NTB. Namun karena ada bencana alam yang menimpa pulau Lombok maka peserta yang ikut berkurang.

“Kita berharap tahun depan bisa ikut lebih banyak lagi dan lebih baik lagi dalam penyelenggaraannya,” imbuhnya. (Her)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here