Polres Bekasi Pulangkan 20 PSK Yang Terjaring Operasi Di Apartemen

0
193
Dok.Red

BEKASI, (Garudanews.id) – Praktik prostitusi semakin menjamur di wilayah hukum Polres Bekasi. Berbagai macam cara berkamuflase dengan lingkungan dalam menjalankan bisnisnya. Berbaur dengan masyarakat dan sulut tercium oleh petugas.

Untuk mengurangi angkat tingkat prostitusi di wilayah hukum Kota Bekasi, Satuan Reserese Kriminal Polres Metro Bekasi menggelar operasi di sebuah apartemen yang di curigai banyak menyediakan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK), pada Sabtu 6 Oktober 2018.

“Para pelaku dengan menggunakan alat berupa handphone dengan menggunakan akun pesan singkat dan medsos menawarkan perempuan (open boking) untuk diajak melakukan badan dan bagi yang berminat akan melakikan chating dengan para pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jarius Saragih, di Mapolrestro Bekasi, Senin (8/10).

Dalam operasi tersebut, Polisi berhasil mengamankan 3 tersangka beserta barang bukti. Tersangka yang bernama Mustakim, Saputra dan Jenio diamankan bersama barang bukti berupa uang tunai 4,5 juta dan Hp sebagai sarana transaksi.

“Kita berhasil mengamankan 20 orang dan menetapkan 3 orang tersangka, menurut keterangan mereka, merekalah yang memfasilitasi terjadinya prostitusi di unit-unit tersebut,” kata Kasat Reskrim.

Para PSK Online tersebut di jajakan dengan tarif bervariasi antara 500-800 ribu rupiah setiap kali kencan. Namun sangat disayangkan, para PSK yang berhasil terjaring tidak mendapatkan pembinaan namun dipulangkan kembali oleh polisi.

“Sudah kita pulangkan, karena mereka juga bisa dikatakan korban, karena mereka kan ada maminya, sedang kita kejar,” imbuhnya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dengan tindak Pidana Kejahatan Terhadap Kesopanan. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here