Polri Cepat Ungkap Teror Bom, Bagaimana Dengan Kasus Novel?

0
304
Dr. Adi Suparto. (Foto: dok.garudanews.id)

JAKARTA (Garudanews.id) – Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Dr Adi Suparto memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap jajaran kepolsian dalam megungkap peristiwa teror bom yang terjadi di tiga Gereja di Surabaya.

Tidak membutuhkan waktu lama, Densus 88 dapat meringkus sejumlah terduga teroris yang ditengarai sebagai jaringan pelaku bom di Surabaya Minggu lalu.

Namun sayangnya, ditengah kesigapan Polri dalam mengungkap sejumlah kasus teror yang terjadi di tanah air, publik saat ini terus menunggu pengungkapan kasus penyiraman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, yang hampir satu tahun lebih belum juga ada prgres yang baik dalam pengungkapannya.

“Kami sebagai masyarakat tentu sangat mengapresiasi kerja keras Polri dalam mengungkap kasus teror yang saat ini tengah dilakukan oleh jajarannya. Tapi, dalam kasus lain seperti pengungkapan kasus Novel, polisi seolah kehilangan petunjuk dalam mengungkap kasus penyiraman yang sama halnya dengan teroris,” ujar Adi kepada garudanwes.id, Selasa, (15/5).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Polri, agar kasus Novel tidak terkesan ada rekayasa, Polri harus segera mengungkap kasus tersebut.

“Jangan sampai ada asumsi publik, bahwa Polri tebang pilih dalam penanganan kasus. Terkait dengan dugaan keterliabatan sejumlah oknum penegak hukum dalam kasus Novel, Polri juga jangan segan-segan untuk mengungkapnya,” tandas Adi. (Mhd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here