Pospera Jabar Anggap Permenhub 108 Memperpanjang Birokrasi Usaha

0
508

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Permenhub 108 tentang pengaturan transportasi Online masih menjadi pro kontra. Permenhub tersebut dibuat untuk mengatur keberadaan transportasi online agar sama dengan transportasi umum biasa.

Beberapa point dalam Permenhub tersebut adalah keharusan pengemudi masuk dalam koperasi, kewajiban pengemudi untuk menggunakan SIM A Umum, uji KIR kendaraan, penggunaan tanda khusus armada online dan pembatasan kuota.

Ke-lima hal tersebut menjadi polemik pada pengemudi online dengan berbagai alasan.

Mereka keberatan terhadap pembatasan kuota disetiap wilayah, sedangkan melalui peraturan tersebut pemerintah berharap kendaraan online tidak memonopoli yang berdampak mematikan angkutan konvensional.

Poin lain yakni pengguna stiker yang bertujuan memberikan kenyamanan bagi penumpang terhadap identitas sopir. Sedangkan SIM khusus sendiri juga akan menjadi salah satu tuntutan bagi sopir online yang ingin tetap menggunakan SIM umum.

Keberatan lain yakni penetapan uji KIR layaknya kendaraan angkutan yang beroperasi di Indonesia.

Ketua DPD Pospera Propinsi Jawa Barat menyoal terkait keharusan Taksi Online harus masuk koperasi atau badan usaha. Teddy menganggap itu hanya memperpanjang birokrasi yang mengakibatkan mahalnya pelayanan.

“Kenapa Permenhub itu tidak mengatur agar pihak Aplikasi menjadi perusahaan transportasi. Padahalkan aplikasi menjalankan Fungsi perusahaan transportasi mulai dari perekrutan pengemudi, rekruitmen kendaraan, penetapan tarif, mendistribusikan pekerjaan dan lain-lain,” ujarnya.

“Dengan Permenhub tersebut menurut Teddy, rantai birokrasi akan menjadi panjang. ” Dengan harus adanya Koperasi atau badan usaha di bawah Vendor, maka akan memunculkan konglomerasi baru, yang berakibat pada ke panjangnya birokrasi dan berdampak nanti pada mahalnya biasa dan adanya monopopoli.” tandasnya.

Permenhub Nomor 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek ini sudah di luncurkan Menhub tanggal 1 Februari kemarin. (CJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here