PPS Jatimulya Pastikan Logistik Pemilu Terdistribusi Optimal

49

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan memastikan logistik pemilu terdistribusi dengan baik.

Ketua PPS Kelurahan Jatimulya, Irwanto mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayahnya pada pemilu kali ini mencapai angka 51.915 pemilih, terbagi kedalam 233 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Jadi setiap TPS rata-rata sebanyak 300 pemilih. Untuk kotak suara sendiri ada sebanyak 1.165 kotak suara dan didistribusikan pada hari ini,” ungkapnya kepada wartawan di kantor Kelurahan Jatimulya.

Irwanto menjelaskan, untuk surat pemberitahuan kepada pemilih atau Formulir C6 sudah disebar kepada pemilih pada hari Jumat, sementara dari KPPS kepada pemilih sudah dibagikan pada hari Sabtu kemarin.

Dirinya berharap pelaksanaan Pemilu berjalan aman dan kondusif, meskipun dirinya khawatir alokasi surat suara untuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) tidak maksimal karena tambahan surat suara hanya dua persen.

“Kita juga terkendala pada keterlambatan pengiriman logistik pemilu, karena logistik harus tepat waktu agar pelaksanaan Pemilu bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

Irwanto mengimbau warga untuk menggunakan hak pilihnya dan jangan golput. Dirinya juga meminta warga agar jangan melihat perbedaan pilihan agar proses pemilihan bisa berjalan kondusif.

“Bagi warga yang tidak menerima Formulir C6 mendapatkan giliran untuk mencoblos di TPS dari jam 12 sampai 1 siang dengan membawa KTP Elektronik,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Lurah Jatimulya Charles mengharapkan pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 di wilayahnya berjalan aman, damai dan kondusif, dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

“Kami juga sudah membentuk tim untuk melakukan pantauan ke lapangan saat hark pemilihan nanti, mulai dari aparatur kelurahan bersama unsur tiga pilar di kelurahan, seperti bimaspol dan babinsa,” paparnya.

Charles mengatakan, sejak satu minggu yang lalu terjadi lonjakan warga yang mengurus KTP elektronik, mengingat KTP elektronik merupakan syarat untuk dapat mencoblos saat pemilihan nanti.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi bersama di kantor Kecamatan Tambun Selatan bersama Camat, para kepala desa dan unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan),” tandasnya. (red)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.