Pro-1 Dukung Gatot-Cak Imin Maju di Pilpres 2019

0
362
Mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo dan Muhaimin Iskandar yang saat ini digadang-gadang bakal maju di Pilpres 2019 mendatang.

JAKARTA (Garudanews,id) – Kutak-kutik dalam memasangkan calon kandidatnya untuk maju di Pilpres 2019 mendatang sudah mulai dilakukan oleh sejumlah komunitas maupun partai agar kadernya  menjadi salah satu yang diunggulkan.

Seperti belum baru-baru ini salah satu kelompok yang menamakan dirinya Pro-1 (President Republic of Indonesia), mendukung mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo maju sebagai calon presiden 2019

Bahkan kelompok tersebut mengusung Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Gatot Nurmantyo.

“Elektabilitas Gatot-Muhaimin cukup tinggi dibandingkan calon lainnya. Gatot-Muhaimin lebih kompetitif menarik dan rakyat Indonesia bisa kawal lebih baik. Ini murni aspirasi kami generasi milenial dan Pro-1 dan kami yakin pasang ini didukung lapisan masyarakat,” kata Ketua Pro-1 Nasional Baihaqi Maisin, di restoran bumbu desa, Cikini, JakartaPusat, Sabtu (14/4).

Soal Cak Imin yang ngotot jadi cawapres Jokowi, mereka yakin selagi pendaftaran Pilpres belum dimulai semua kemungkinan akan berubah.

“Selagi belum didaftar dan deklarasi pasangan Jokowi dan Muhaimin masih ada kesempatan, dan ini tawaran dari kami Pro-1 pasangan ini (Gatot – Muhaimin) pasangan ideal untuk masyarakat,” timpal Ketua Pro-1 satu Jawa Barat Arisman di lokasi yang sama.

Sementara, soal latar belakang militer, Pro-1 juga menilai pihaknya tak mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebabkan kiprahnya belum sebaik Gatot. Pro-1 juga yakin Gatot memiliki integritas tinggi dan dapat diterima lapisan masyarakat.

“Alasannya pengalaman dan kemampuan AHY jauh dibandingkan Gatot,” ujar Arisman.

Sementara, untuk Prabowo Subianto, Pro-1 menilai mantan Danjen Kopassus itu akan kalah di Pilpres 2019. Sebab, Pro-1 berkaca pada Pilpres sebelumnya.

“Kita pikir Pro-1 Prabowo orang lama dan dua kali kalah, dan dilihat juga dari beberapa bulan lalu kepercayaan dirinya kurang,” ucapnya.

Dilansir merdeka.com, Arisman mengaku,  pihaknya belum berkomunikasi dengan Gatot perihal adanya relawan yang beranggotakan santri, pelajar dan aktivis ini. “Belum pernah, tapi yakin Gatot bisa dengar aspirasi,” katanya.

Begitu pula dengan Cak Imin Pro-1 akan berkomunikasi secepatnya. “Kami berharap respon yang baik dan positif, dalam hari hari terdekat,” ujarnya. (Rel)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here