Rahmat Effendi Akui Tidak Keluarkan Uang Sepeserpun Pada Partai Pendukung

0
240
Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – Hampir mayoritas partai mendukung pasangan Rahmat Effendi-Tri Ardiyanto di Pilkada Kota Bekasi,  membuat asumsi publik bahwa orang nomor satu di Bumi Patriot ini melobi-lobi sejumlah partai dengan kompensasi tertentu.

Menanggapi adanya asumsi yang berkembang di masyarakat saat ini, calon Wali Kota petahana, Rahmat Effendi, menegaskan dirinya tidak sepeserpun membeli rekomendasi dari partai politik (parpol) untuk mendapatkan dukungan di Pilkada tahun 2018 mendatang.

Pria yang akrab disapa Pepen itu mengatakan, dirinya siap berkoalisi dengan partai manapun. Ia juga mengklaim tidak mengedepankan politik pragmatis dalam meraih kemenangan atau kekuasaan.

“Demi Allah saya tidak sepeserpun membeli rekomendasi dari partai. Jangan pilih kami kalau menggunakan anggaran sesuatu untuk mendapatkan rekom seperti itu,” tegasnya.

Sebelumnya, kecenderungan berubahnya arah dukungan PDI Perjuangan di Pilkada Kota Bekasi 2018, yang mengarah pada pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto, diduga kuat karena adanya unsur suap.

Banyak pihak menduga Hasto Kristiyanto selaku pemangku kebijakan di PDI Perjuangan, telah menerima sejumlah uang dari Rahmat Effendi yang merupakan calon petahana.

Keduanya dicurigai melakukan transaksi uang agar rekomendasi PDI Perjuangan turun untuk Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

KPK diminta untuk mengambil tindakan tegas sebagai lembaga kontrol atas semua kinerja para pejabat, serta para elit politik yang melakukan konspirasi politik praktis.

Bahkan, sejumlah LSM akan melaporkan tindakan itu ke KPK. Karena ada permainan uang dalam urusan Pilkada. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here