Ramai Berita Pungli Kaos, GNP Berikan Penjelasan Kepada Media

0
187
Dok.Red

BEKASI, (Garudanews.id) – Sebuah organisasi akan menggelar tarian kebudayaan bagi para siswa di Kota Bekasi. Gema Nusa Patriot Art Festival 2018 tersebut atas inisiasi dari Organisasi Gema Nusa Patriot Kota Bekasi yang akan segera di gelar pada Minggu, 25 Desember 2018 mendatanh di area Car Free Day jalan Bulevard Selatan Summarecon Bekasi.

Dalam kegiatan yang rencananya akan melibatkan lebih dari 1500 siswa dari berbagai tingkatan dari mulai TK hingga SMA tersebut, akan menampilkan tarian massal Ronggeng Menor.

Ketua GNP (Gema Nusa Patriot) Alamsyah mengatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka melestarikan budaya dan demi menumbuhkan sikap positif serta menanamkan kecintaan budaya khususnya generasi muda kota Bekasi. Namun, sayangnya dalam kegiatan yang akan segera digelar tersebut beredar kabar bahwa peserta yang akan mengikuti festival tersebut di pungut oleh panitia sebesar 70.000 rupiah. Namun hal tersebut dibantah oleh Alamsyah pada jumpa pers di kantor Humas Pemkot Bekasi, Kamis (22/11).

“Di gema nusa patriot art festival 2018, sekaligus bentuk kegiatan donasi untuk saudara-saudara kita di Palu, dengan seni kita tumbuhkan rasa peduli terhadap sesama. Dengan membeli kaos maka peserta sudah mendonasikan dana untuk saudara-saudaranya di Palu,” ujar Alamsyah.

Ia menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut diharapkan banyak pihak yang mendukung acara tersebut, serta ia juga menjelaskan pembelian kaos bagi para peserta.

“Yang 50 ribu untuk kaos atau seragam dan 20 ribu untuk donasi Palu, dan kita sudah berkoordinasi dengan dinas pendidikan kota Bekasi, kita juga tidak memaksa para calon peserta untuk ikut atau tidak,” tambahnya.

Seperti diketahui, ramai diberitakan sebelumnya bahwa para siswa merasa keberatan dengan pungutan uang sebesar 70.000 rupiah untuk dapat ikut kegiatan Gema Nusa Patriot Art Festival 2018  oleh panitia. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here