Santri Harus Mengambil Ruang Strategis Untuk Kesejahteraan Umat

0
208
Acara silaturahmi ini dipusatkan di Ponpes Nurul Hidayah Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor dengan tema "Rumah Santri" sambil ngaliwet dibarengi Santunan Anak Yatim, yang di hadiri beberapa perwakilan beberapa Kecamatan.

BOGOR (Garudanews.id) – Melihat fenomena yang terjadi dimasyarakat yang semakin jauh dari nilai-nilai ajaran agama menjadi catatan tersendiri atau pekerjaan rumah yang harus disikapi khususnya eleman alumnus pondok pesantren atau santri.

“Peran santri sangat strategis dalam menyikapi persoalan-persoalan yang terjadi baik urusan bermasyarakat atau bahkan urusan kepemerintahan serta hal lainya, santri yang memiliki basis keilmuan agama harus mampu tampil dan mengisi ruang-ruang stategis dalam rangka berkhidmat untuk kemaslahatan umat,” ujar Aktivis Bogor Barat Ruhiyat Saujana, dalam keterangantertulisnya yang diterima garudanewws.id, Minggu, (8/4).

Komunitas yang didirikannya, kata Ruhiyat, bukan hanya melakukan pembinaan umat dalam bidang urusan ibadah ubudiyah (ritual) tetapi urusan sosial kemasyarakat bahkan urusan pemerintah.

Dari pembacaan itu maka beberapa alumnus ponpes atau santri berkumpul untuk menyamakan pandangan-pandangan dalam rangka merespon gejala yang terjadi untuk mencari langkah-langkah solusi atas persolan yang terjadi. Tentu dalam langkah perjuangan tersebut harus ada alat atau wadah untuk memufahkan sehingga mulai digagas serta terbentuknya komunitas yang bernama “Rumah Santri”.

Acara silaturahmi ini dipusatkan di Ponpes Nurul Hidayah Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor dengan tema “Rumah Santri” sambil ngaliwet dibarengi Santunan Anak Yatim, yang di hadiri beberapa perwakilan beberapa Kecamatan.

“Rumah Santri merupakan wadah Silaturrahmi berkumpulnya para Ustadz alumnus Ponpes (Santri) baik yang sudah memiliki ponpes maupun santri yang tersebar dalam berbagai kegiatan yang bertujuan membangun kebersamaan kaum sarungan untuk berkhidmat bagi umat,” ujar Ruhiyat yang juga penggagas Rumah Santri tersebut.

Sementara itu, ustadz Nurkawakib Ketua Rumah Santri sangat mengapresiasi berdirinya Komunitas Rumah Santri,

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya wadah ini menjadi pemersatu sehingga peran-peran strategis alumnus ponpes bisa terwujud dalam rangka memaksimalkan peran pembinaan umat dalam bermasyarakat,” ucapnya.

Dalam beberapa bulan kedepan, pihaknya bersama para pengurus akan melakukan konsolidasi ke setiap kecamatan agar bisa terbentuk di 40 kecamatan kabupaten Bogor.

“Setelah itu kita akan mendata alumni ponpes, santri dan ponpes yang ada di kabupaten bogor,” imbuhnya.

Oleh karena itu, atas nama wadah Rumah Santri dia mengajak kepada alumnus ponpes dan para santri untuk bergabung dikomunitas Rumah Santri.

“Selain itu kami mohon do’a restu dan dukungannya kepada para kyai se- Kabupaten Bogor agar bisa mendukung Komunitas Rumah Santri ini,” tandas Ustadz Dede. (Apih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here