Sayap Partai Berkarya Mulai Bergerak Rebut Parlemen

0
127
Ketum Gema mandal Brkarya Raden Anderas nandiwardhana (kanan) bersama Ketua Umum Laskar Berkarya Aldi Rizky Napitupulu. (Foto: dok. garudanews.id)

BEKASI (Garudanews.id) – Jelang pelaksanaan pemilihan legislatif dan Pilpres yang bakal dihelat 2019 mendatang,  sejumlah politisi terus melakukan berbagai manuver guna memendekatkan diri pada konstituennya.

Salah satunya dilakukan oleh Geme Mandala Berkarya dan Laskar Berkarya.  Kedua Ormas yang berbasis generasi millenial itu kini terus melakukan pendekatan kepada pemilih pemula atau swing voter.

Kedua Ormas tersebut kompak dalam memenangkan partai besutan Hutama Mandala Putra atau yang sering disapa Tomy Soeharto, yakni Partai Berkarya untuk menuju parlemen.

Ketua umum Gema Mandala Berkarya, Raden Andreas Nandiwardhana mengatakan, sebagai anak yang hidup di generasi millenial ia terobsesi untuk manjadikan generasi muda bukan hanya menjadi beban bagi masyarakat, akan tetapi ia mengajak generasi muda ikut berperan aktif dalam memajukan bangsa.

Andre mengatakan, pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda juga pernah berperan dalam perang kemerdekaan untuk merebut  Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Adalah Bung Tomo, seorang pemuda bersama arek-arek Surabaya.

“Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan. Betapa tidak, peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan,” tegas Andre yang juga Caleg Partai Berkarya dapil Kota Bekasi dan Kota Depok nomor urut satu ini, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/10).

Gerakan pemuda sebagai gerakan civil society, lanjutnya, akan terus menempatkan pemuda pada posisi pelatuk, sekaligus pengawal perubahan. Semangat inilah semestinya terus terjaga dalam setiap gerakan kepemudaan. Independensi sebagai pilihan semangat gerakan pemuda, dan kemandirian sebagai jiwanya, tidak boleh luntur dalam diri setiap gerakan pemuda.

Pemuda jika didefinisikan sebagai masyarakat (social human) yang memiliki kesadaran organik, dan senantiasa bergerak dalam kerangka kelembagaan. Pada era desentralisasi ini, semestinya pemuda dapat menginternalisasi kembali efektifitas gerakannya. Sebagai jawaban atas peran apa yang semestinya diambil oleh pemuda dalam mengisi pembangunan daerah, pemuda perlu mereposisi, dan mendefinisikan ulang gerakannya.

Pihaknya optimis dengan semangat Partai Berkarya untuk kembali menjadikan Indonesia sebagai macan asia, masyarakat millenial bakal memilih calonnya yang memiliki semangat kebangsaan. “Karena saat ini publik sudah apatis dengan pola politisi yang kecenderungannya pragmatis,” pungkas Andre.

Sementara itu, Ketua Umum Laskar Berkarya Aldi Rizky Napitupulu yang juga Caleg DPRD Jabar VIII, nomor urut 6, optimis akan melenggang mulus ke parlemen. Hal itu ditandai dengan adanya respon masyarakat terhadap Partai Berkarya yang dinilainya lebih pro terhadap ekonomi kerakyatan.

“Karena Partai Berkarya bukan sekedar memberikan janji politik, apa yang sempat dikemukakan Ketum Berkarya dalam amanatnya agar meningkatkan tarap hidup ekonomi dengan menggali potensi masyarakat, menjadikan Partai Berkarya kian digandrungi oleh generasi millenial ditengah terpuruknya ekonomi nasional,” pungkas dia. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here