STIA Lhokseumawe Cetak Kader Terbaik Bangsa

20

ACEH UTARA (Garudanews.id) – Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Nasional (STIA) Lhokseumawe, Drs. Anwar Is, mengharapkan mahasiswanya agar selepas lulus menempuh bangku kuliah di kampusnya, dapat memberikan suri tauladan seperti apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dimana, dalam perjuangannya menjunjung tinggi islam yang rahmatan lilalamin.

Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H dengan tema “Semoga terciptanya intelektual yang mandiri serta berwawasan regilius dalam menegakkan kebenaran yang berkeadilan demi Agama, Bangsa dan Negara” di Kampus B Lhoksukon Desa Tring, Minggu (03/03).

Kampus yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Amanat Bangsa ini sudah banyak melahirkan kader-kader terbaik dan sudah masuk di semua lini pemerintahan.

Menurutnya, masalah pendidikan sangat krusial, dimana banyak siswa-siswi SMA yang tidak bisa melanjutkan sekolah kejenjang selanjutnya, dan tentunya ini ada beberapa faktor baik ekonomi dan juga jauhnya jangkauan untuk samapai kekampus.

“Dengan hadirnya kampud B STIA Lhokseumawe kita harapkan putra-putri yang ada di kawasan Lhoksukon bisa melanjutkan pendidikan disini dengan jangkauan yang dekat,” kata Anwar, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Amanat Bangsa kepada media Garudanews.id usai Acara Maulid.

Sementara itu wakil Ketua DPRK Aceh Utara Abdul Muthalib atau akrab di sapa Taliban yang juga alumni STIA Lhokseumawe dalam sambutannya mengaku banyak kesan dan pesan bersama teman- teman seperjuangan. Selain itu kata dia, ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, dirinya sudah banyak keperluan lainnya.

“Di rumah perlu uang untuk belanja sehari hari, belum lagi keperluan anak, dimana ayah dan ibu saya sudah usia lanjut dan juga biaya untuk kuliah tapi dengan tekat dan kuat serta kemauan untuk mendapatkan pendidikan saya dapat menyelasikan kuliah dan Alhamdulillah saya sekarang sudah menyelesaikan S2 saya di Unimal Lhokseumawe,” terang Taliban.

Taliban menambahkan di Aceh Utara semenjak terpisah dengan kota Lhokseumawe tidak mempunyai lagi perguruan tinggi negeri.

“Dulu kita punya Unimal tapi sekarang sudah menjadi wewenang kota Lhokseumawe,” tambahnya.

Acara dihadiri oleh alumni kampus B STIA Lhokseumawe, para mahasiswa, dann tokoh masyarakat setempat.

Acara ini terlaksana berkat kerja keras dari pad Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kampus B STIA Lhokseumawe pada kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada sejumlah anak yatim di lingkungan Kampus yang diserahkan langsung oleh ketua yayasan, penanggung jawab Kampus B STAI Lhoksukon M.Nasis S.Sos .MAP dan juga Abdul Muthalib. (Syahrul)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.