Sudah 52 Tahun Persoalan Banjir di Sampang Belum Terselesaikan

0
87
Jalur lalu lintas menuju Kota Sampang, Jawa Timur, Minggu, lumpuh akibat banjir luapan Kali Kemuning yang menggenangi wilayah tersebut. (Ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Anggota Komisi VIII DPR RI Dja’far Shodiq mengatakan persoalan banjir di Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur masih belum terselesaikan hingga saat ini. Bahkan, ia mengaku, selama dirinyaa tinggal di Sampang hingga saat ini, dengan usia yang sudah menginjak 52 tahun, permasalahan banjir yang terjadi di Sampang masih tetap berlangsung setiap tahunnya. Ia meminta banjir di Sampang harus segera ditangani.

“Saya akan meminta kepada Bapak Presiden melalui Komisi VIII, untuk segera membantu Kabupaten Sampang setidaknya Rp 600 miliar, supaya banjir ini tuntas dan selesai.

Agar masyakat Sampang terbebas dari banjir,” tegas Dja’far Sodhiq saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Sampang, Jatim, beberapa waktu lalu. Turut hadir Kepala BPBD Sampang Anang Joenaidi dan jajaran Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Legislator daerah pemilihan Jawa Timur XI ini juga berjanji akan memperjuangkan bantuan anggaran untuj mengatasi permasalahan banjir yang tengah dihadapi masyarakat Sampang. Ia mendorong dianggarjan bantuan sebesar Rp 600 miliar, bahkan mungkin hampir Rp 1 triliun. “Itu yang akan kami perjuangkan untuk mengatasi banjir di Sampang” komitmen Dja’far.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga mendapat laporan terkait pembebasan tanah yang membutuhkan dana Rp 200 miliar untuk membangun sodetan dengan lebar 73 meter dan panjang 7 km, serta dana untuk pembangunan membutuhkan sekitar 400 miliar.

“Supaya tuntas dan banjir di Sampang ini tidak terjadi lagi. Andaikata ini selesai walau hanya separuh yang bisa terselesaikan, Insha Allah Sampang bebas banjir kurang lebih dengan angka Rp 600 miliar,” yakin legislator Partai Nasional Demokrat ini. (Mhd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here