Tanah Aset Desa Diduga Dijadikan Lahan Galian C

0
585
Lokasi galian C yang diduga adalah tanah milik kas desa. (hnn)

PROBOLINGGO (Garudanews.id) – Menjamurnya usaha tambang galian C ilegal di Kabupaten Probolinggo mejadi semakin “ngawur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Probolinggo seakan tutup mata dengan adanya galian c diduga ilegal.

Para pengusaha tambang galian C tanpa melihat akibat yang ditimbulkan sehingga membuat permasalahan baru, seperti permasalahan yang terjadi di Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo.

Tanah Kas Desa (TKD) yang selama ini adalah Aset Negara menjadi sasaran pengusaha tambang tersebut, TKD yang di kelola oleh Kepala Desa diduga dijual sebagai bahan galian C kepada salah seorang pengusaha tambang di Probolinggo.

Obyek lokasi Galian C ini terletak di  Dusun Gudang Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan.
Dengan adanya kejadian ini sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) yang ada di Probolinggo akan melaporkan kepala Desa Selogudig Wetan, Sumardi dan Jumadi selaku pemilik tambang galian C.

Akibat persoalan tersebut, sejumlah LSM yang ada di wilayah Probilinggo merasa geram terkait dugaan TKD yang di jual bebas seperti menjual tanah milik pribadi.

“Ini sudah jelas melanggar aturan, karena demi kepentingan pribadi seorang Kepala Desa menjual, merubah aset negara yang dipercayakan kepadanya, dengan adanya kejadian ini Kepala Desa Selogudig Wetan terancam di laporkan kepada Bupati Probolinggo, terkait penjualan tanah kas desa tersebut,” tegas salah satu anggota LSM yang enggan disebutkan namanya.

Tanah Kas Desa tersebut dengan harga puluhan juta rupiah di beli oleh Jumadi dari Sumardi, Kepala Desa Selogodig Wetan. Diduga uang hasil penjualan tanah bengkok tersebut bukan untuk kepentingan masyaralat melainkan untuk kepentingan pribadi.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, Jumadi pemilik tambang  tidak bisa di konfirmasi karena ada kesibukan lain, Kades Selogudig Wetan Sumardi, tidak merespon panggilan telponnya. (hnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here