Terkait Dugaan Malpraktik Rs Anna Bekasi, Ombusdman Jakarta Raya Masih Tunggu Keputusan IDI

20

BEKASI, (Garudanews.id) – Kasus dugaan Malpraktik RS Anna Bekasi Selatan terus bergulir. Setelah korban dugaan malpraktik melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, dan Dinkes Kota Bekasi sudah memanggil pihak RS Anna.

Ketua Ombusdman Jakarta Raya Teguh Nugroho menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil dari Komisi Etik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melakukan pemeriksaan terhadap RS Anna.

Kami belum akan panggil, Karena sedang ditangani komisi etik idi di Jakarta. Sesuai prosedur kami, penanganan complaint harus ditangani oleh pihak penanggung jawab penanganan kasus internal dulu,” kata Teguh Nugroho melalui pesan sibgkat Whatsapp, Jumat (15/03).

Ditambahkan Teguh, kasus dugaan malpraktik tersebut ia serahkan kepada dinas terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Rumah Sakit tersebut.

“Dalam hal ini komisi etik IDI untuk dugaan mal prakteknya dan dinas kesehatan setempat terkait adminitrasi pelayanannya,” tambah Teguh

Ombusdman akan segera turun tangan jika proses internal sudah terpenuhi. Dalam hal ini, Rs Anna jika Dinas Kesehatan Kota Bekasi tidak bertindak cepat pada kasus tersebut.

“Kalau IDI tidak menggelar sidang etik dan dinas kesehatan setempat tidak melakukan pemeriksaan terkait adminitrasinya baru kami turun,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Pasien Bernama Ira Puspita Rahayu, warga Jatiasih mengadu perihal dugaan malpraktik yang dialaminya. Ia masuk RS Anna pada Januari 2019 yang lalu dengan diagnosa usus buntu dan akan menjalani operasi. Pasca operasi, pinggangnya terdapat luka seperti terbakar setelah mendapatkan bius dari dokter rumah sakit tersebut.

Hingga kini, perempuan yang berprofesi sebagai driver bus Trans Jakarta tersebut masih bingung dengan kejadian yang dialaminya dan ingin mendapatkan kejelasan dari pihak rumah sakit Anna Bekasi.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar warga negaranya, termaksud saya dpt terlindungi. Setidaknya saya dapat info medic sehingga saya dpt mengetahui apa yang terjadi pada diri saya,” kata Ira

“Hingga hari ini blm ada solusi bahkan belum ada upaya mediasi sekalipun termaksud dari bpjs,” tandasnya. (Mam)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan tanggapan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.