Tewaskan Puluhan Anak, Koalisi Saudi Usut Serangan Udara yang Hantam Bus Sekolah di Yaman

0
85
anak-korban-serangan-udara-koalisi-saudi-di-yaman. (ist)

YAMAN (Garudanews.id) – Koalisi militer Arab Saudi di Yaman mengumumkan akan melakukan investigasi terhadap serangan udara di Yaman yang menghantam bus sekolah membawa anak-anak di Provinsi Saada dua hari lalu.

Dalam akun Twitternya, media Al-Arabiya TV yang dibiayai Arab Saudi mengutip pernyataan seorang pejabat senior yang mengatakan, pihak koalisi akan mencari bukti-bukti ‘kerusakan kolateral’ akibat serangan tersebut.

“Kami akan membawa para pelaku untuk bertanggung jawab dan membayar kompensasi pada para korban,” demikian ujar pejabat senior tersebut Al-Arabiya TV, seperti dikutip dari BBC News, Sabtu (11/8).

Serangan udara koalisi kala itu menargetkan Dahyan, kota yang terletak di Provinsi Saada yang dikuasai pemberontak Houthi.

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi mendukung pemerintah Yaman yang melawan kubu Huthi.

Sementara itu, kementerian kesehatan yang berafiliasi ke kubu Houthi mengatakan, korban jiwa akibat serangan udara yang dilancarkan koalisi Arab Saudi bertambah menjadi 51 orang, termasuk 40 anak. Sementara, sekitar 79 orang lainnya luka-luka.

Sementara, seperti dikutip dari CNN, Komite Internasional Palang Merah mengungkapkan, sebuah rumah sakit menerima jasad 29 orang yang mayoritas adalah anak-anak berusia kurang dari 15 tahun, serta 40 korban luka, 30 di antaranya adalah para bocah.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyerukan dilakukannya penyelidikan secara independen dan cepat, demikian diungkapkan juru bicaranya.

Menteri Luar Negeri Inggris Alistair Burt juga berpendapat, perlunya dilakukan investigasi yang transparan. Ia mengaku prihatin atas kejadian tersebut.

Sementara, Mohammed Ali al-Huthi, pemimpin Dewan Revolusioner Tertinggi Huthi, dalam akun Twitternya menyatakan siap untuk bekerja sama dan mendukung penyelidikan internasional. (Red/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here