Timses Prabowo-Sandi Laporkan Luhut dan Sri Mulyani ke Bawaslu Terkait Pose Satu Jari

0
151
Sri Mulyani dan Luhut Panjaitan di penutupan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia (ist)

JAKARTA (Garudanews.id) – Tim Prabowo-Sandi telah melaporkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Laporan ini terkait pose jari telunjuk Luhut Panjaitan dan Sri Mulyani Indrawati saat  penutupan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

“Biro hukum kami, biro advokasi kami sudah melaporkan. Kita minta Bawaslu memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada agar menjadi pelajaran,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, seperti dilansir dari Sindonews, Kamis (18/10/2018).

Wakil Ketua Komisi II DPR ini mengkritik pose Luhut dan Sri Mulyani bersama Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim itu. “Sikap, perilaku dari Pak Luhut dan Ibu Sri Mulyani dengan mengacungkan ya satu pada forum IMF saya kira sangat tidak bijaksana, tidak baik,” ujarnya.

Menurutnya, Luhut Panjaitan dan Sri Mulyani tidak mencerminkan pemimpin yang baik atau profesional dengan berpose demikian. “Dalam suasana kita ingin menjaga agar pemilu demokratis, baik, transparan, ceria, damai, dan berkualitas, tapi justru pejabat setingkat menko dan menteri keuangan bertindak yang salah menurut saya,” kata Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini.

Ia juga mengingatkan bahwa masih ada waktu enam bulan masa kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. “Jangan lagi pejabat-pejabat di republik ini berpihak kepada pasangan calon tertentu, apalagi kepada petahana,” tuturnya.

Para pejabat harus tahu bahwa mereka digaji dan mendapat fasilitas negara dari uang rakyat. Sehingga, kata dia, seharusnya para pejabat berpihak kepada rakyat.

“Bukan berpihak kepada elite, kepada presiden, tapi bekerjalah pada kepentingan negara, pada rakyat. Jadi kami sayangkan dan kami sesalkan sikap yang tidak bijaksana, yang tidak baik, yang tidak profesional,” tandasnya. (Red/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here