Tingkatkan Kesiapan Terkait Gerakan Tanah, BPBD Kabupaten Bogor Keluarkan Surat Himbauan

0
1221
Surat Himbauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada warga Bogor mengantisipasi potensi terhadap ancaman bencana geologi dengan merilis surat edaran terkait Peringatan Dini Potensi Gerakan Tanah untuk Bulan Oktober 2017, Sabtu, (07/10).

Bogor (Garudanews.id) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan warga Bogor mengantisipasi potensi terhadap ancaman bencana geologi dengan merilis surat edaran terkait Peringatan Dini Potensi Gerakan Tanah untuk Bulan Oktober 2017, Sabtu, (07/10).

Rilis berupa himbauan yang dikeluarkan pada tanggal 05 Oktober 2017 tersebut mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi, dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian ESDM bahwa ada potensi gerakan tanah untuk Bulan Oktober 2017 di Kabupaten Bogor.

Untuk itulah surat himbauan yang ditandatangani langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ir.H Koesparmanto. CH.mm meminta kepada seluruh Camat se- Kabupaten Bogor agar melakukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana geologi seperti tanah longsor dan banjir atau banjir bandang.

Dalam surat yang diterima oleh Garudanews.id tersebut juga dilampirkan wilayah yang diprediksi berpotensi ada gerakan tanah di Kabupaten Bogor diantaranya yaitu, Kecamatan Ciseeng, Kecamatan Cibinong, Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Bojong Gede dan Gunung Sindur berpotensi gerakan tanahnya Menengah.

Sedangkan untuk Kecamatan Citeureup, Kecamatan Cisarua, Kecamatan Jasinga, Kecamatan Babakanmadang, Kecamatan Cariu, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Cileugsi, Kecamatan Jonggol berpotensi gerakan tanahnya Menengah-Tinggi.

Lalu untuk Kecamatan Caringin, Kecanatan Ciampea, Kecamatan Cibungbulang, Kecamatan Cigombong, Kecamatan Cijeruk, Kecamatan Ciomas, Kecamatan Dramaga dan Kecamatan Kemang berpotensi gerakan tanah Menengah-Tinggi berpotensi Banjir Bandang atau Aliran Bahan Rombakan.

Zona yang masuk dalam potensi gerakan tanah ini diharapkan dapat menjadi  acuan dalam melakukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta mengantisipasi terhadap ancaman bencana geologi seperti tanah longsor dan banjir atau banjir bandang. (ACS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here