TNI Terjunkan 140 Anggota Kopassus untuk Evakuasi Pendaki di Rinjani

0
182
kopassus evakuasi pendaki gunung rinjani (ist)

MATARAM (Garudanews.id) – Gempa tektonik 6,4 Skala Richter di Pulau Lombok pada Minggu (29/7) lalu tidak hanya menyisakan duka dengan meninggalnya 16 orang korban. Namun juga berdampak pada 270 wisatawan asing dan domestik yang terjebak oleh longsornya bukit pendakian ke kawasan wisata Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Tumpukan tanah longsor menutup jalur pendakian utama menuju puncak Gunung tertinggi kedua di Indonesia tersebut. Para pendaki yang terjebak itu belum bisa dievakuasi turun ke pos pertama pendakian.

Hingga Senin (30/7) ini Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, SAR, petugas TNGR, Tim Tagana BPBD NTB serta Dinas Sosial NTB, Kementerian Sosial RI dan para relawan tengah melakukan upaya evakuasi secara bertahap terhadap para pendaki tersebut.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani membenarkan jika sebanyak 270 wisatawan masih terjebak di lembah pendakian Gunung Rinjani dengan posisi berada di Ceper Pelawangan, Sembalun. Saat ini ada 140 orang personel Komando Pasukan Khusus (Kopasus) TNI AD juga turut dikerahkan dari Cijantung untuk membantu proses evakuasi yang sudah ada.

“Mereka akan naik dari Sembalun Kabupaten Lombok Timur menuju titik sasaran tempat para korban terjebak. Apabila korban bisa langsung ditemukan maka diperkirakan paling lambat besok sore (Selasa-red) sudah selesai dilaksanakan,” jelas Danrem kepada para wartawan di Sambelia, Lombok Timur, Senin (30/7).

Sebelumnya, sejak pukul 09.00 Wita personil gabungan TNI, Polri, SAR, para Porter, Paramedis juga sudah langsung melakukan pendakian penyelamatan korban, baik di Danau Segara Anak maupun di Pelawangan. (Gtr/Lya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here