Tol Brebes – Pemalang Siap Beroperasi Pada H-10 Lebaran

0
384
Proyek jalan tol Jakarta-Semarang. (Foto: Garudanews.id)

BREBES (Garudanews.id) – Guna mendulang kembali keberhasilan pengamanan dan kelancaran arus mudik dan balik lebaran seperti tahun 2017 lalu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa, kembali turun melakukan peninjauan persiapan dalam arus mudik-balik lebaran 2018 nanti.

Meskipun diketahui, arus mudik lebaran terbilang masih lama, namun Kakorlantas tak ingin lengah. Terbukti saat Kakorlantas melakukan tinjauannya, dirinya menemukan jalur mudik angkutan Lebaran 2018 masih banyak yang harus diperbaiki dan disempurnakan.

“Masih banyak hal yang perlu dibenahi karena memang sekarang mungkin karena Maret beberapa Tol di Cipali masih banyak beberapa lubang. Namun sekarang kami lihat sudah dalam perbaikan,” kata Kakorlantas dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (13/3).

Jenderal Polisi Lalu Lintas bintang dua se-Indonesia ini meninjau sejumlah jalur mudik di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah, pada 12 hingga 13 Maret 2018.

Dirinya ditemani langsung oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jasa Marga, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Tinjauan pertama dilakukan mulai dari Jalur Tol Jakarta-Cikampek. Akses ini merupakan salah satu rute paling vital untuk menghubungkan satu kota dengan kota lainnya di Pulau Jawa. Rombongan singgah di Gerbang Rol Cikarang Utama untuk mendengarkan pemaparan, terkait dengan persiapan dini menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Kakorlantas melakukan peninjauan jalur mudik secara langsung dengan menunggangi motor gede (moge) lalu lintas. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara jelas dan lebih pasti kendala yang akan dihadapi pemudik saat melintas di Tol Cipali, Gerbang Tol Brebes Timur atau Brexit, wilayah Pemalang atau exit Tol Gandulan.

Hambatan yang harus segera dibenahi selanjutnya, menurut Royke, yaitu sejumlah proyek pembangunan di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Hal itu menjadi perhatian serius untuk mengurai kepadatan yang sangat mungkin terjadi.

“Di Cikampek akan menjadi hambatan arus mudik yaitu pembangunan tol elevated Cikampek, kemudian LRT, rel kereta api cepat Bandung Jakarta ini juga rawan. Tidak ada pekerjaan itu saja sudah padat apalagi ada pekerjaan,” kata Royke.

Selain arus mudik, Royke juga sudah mengantisipasi arus balik Lebaran 2018. Menurutnya, saat dari kampung halaman, kerap terjadi kemacetan di tempat peristirahatan atau rest area. “Kapasitas rest area jadi perhatian kami semua khususnya di arus balik,” ujar polisi yang memiliki hobi bersepeda ini.

Peninjauan ini merupakan yang pertama kali menjelang arus mudik Lebaran. Dia menyatakan, jajarannya akan terus melakukan pemantauan dan pengecekan selama prosesi arus mudik.

Royke memastikan, jalur tol Brebes hingga Gandulan, Pemalang, akan siap beroperasi pada H-10 lebaran.

“Kaligangsa sampai Gandulan. Exit Gandulan kurang lebih 30 km. Itu memang masih belum begitu bagus, masih dalam tahap pengerjaan. Namun pada saat arus mudik tepatnya H-10 sudah selesai dalam kriteria tol operasional,” tutup Kakorlantas. (Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here