Trump Sebut Presiden Prancis Teman Baik

0
108
Presiden AS Donald Trump (kiri) bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

PARIS (Garudanews.id) – Presiden AS Donald Trump menyebut Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah teman baik. Hal itu dikatakan Trump mengomentari tentang keamanan Eropa. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengalihkan perhatian dari upacara akhir pekan yang menandai 100 tahun sejak berakhirnya Perang Dunia I.

Para pemimpin Amerika dan Prancis, yang selama ini terjadi ketegangan diantara kedua negara tersebut, berusaha menyatukan diri, apakah Eropa harus menciptakan pasukan.

Trump membuka kunjungan Prancis terakhirnya pada catatan testy setelah dia melepaskan tusukan Twitter yang marah pada tuan rumahnya saat dia tiba untuk perayaan. Sama seperti Air Force One mendarat di Paris pada Jumat malam, Trump tweeted bahwa Macron.

“Baru saja menyarankan bahwa Eropa membangun militer sendiri untuk melindungi diri dari AS, Cina dan Rusia. Sangat menghina, tapi mungkin Eropa pertama-tama harus membayar bagian yang adil dari NATO, yang sangat disubsidi oleh AS! ”

Kantor Macron mengatakan Trump salah memahami komentar-komentar Macron tentang berbagi beban pertahanan, dan kedua pria itu melontarkan nada yang lebih ramah saat mereka membuka pertemuan mereka di kediaman presiden besar pada hari hujan di Paris.

“Kami ingin membantu Eropa tetapi harus adil. Saat ini, pembagian beban sebagian besar terjadi di Amerika Serikat, “kata Trump, menambahkan bahwa Macron” memahami itu dan dia memahami Amerika Serikat hanya dapat melakukan begitu banyak, dalam keadilan ke Amerika Serikat,” katanya.

Trump menambahkan bahwa AS ingin “benar-benar ada di sana” untuk membantu mempertahankan Eropa tetapi “negara yang berbeda juga harus membantu.”

Macron membela sudut pandangnya, mengatakan “Saya berbagi pandangan Presiden Trump bahwa kita membutuhkan pembagian beban yang jauh lebih baik dengan NATO dan itulah mengapa saya percaya bahwa proposal saya untuk pertahanan Eropa” adalah “benar-benar konsisten dengan itu,” ucapnya, sebagaimana dilansir dari reuters, Minggu (11/11).

Macron mengatakan itu tidak adil untuk memiliki keamanan Eropa hari ini yang dijamin hanya oleh Amerika Serikat.

Sementara itu, seorang pejabat di kantor Macron yang enggan disebut identitasnya mengatakan, Trump menyatukan dua komentar berbeda oleh presiden Prancis, dan bahwa para pemimpin akan membahas komentar tersebut.

Macron mengatakan dalam sebuah wawancara awal pekan ini bahwa Eropa perlu melindungi dirinya sendiri terhadap “China, Rusia dan bahkan Amerika Serikat” dalam hal dunia maya.

Belakangan, Macron menegaskan kembali bahwa Eropa perlu membangun militernya sendiri karena tidak lagi bergantung pada AS untuk pertahanan.

Trump telah membuat argumen serupa, terutama dalam mendesak anggota NATO untuk meningkatkan pembelanjaan pertahanan mereka. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here