Tutupi Defisit, Wali Kota Bekasi Bawa Isu Sampah DKI

0
136
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersama Gubernur DKI Anies Baswedan.

BEKASI (Garudanews.id) – Dampak dari dihentikannya truk pengangkut sampah DKI Jakarta yang akan menuju TPST Bantargebang, berbuntut panjang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpendapat bahwa isu sampah menjadi alasan bagi Pemkot Bekasi untuk menutupi defisit APBD Kota Bekasi.

“Kalau urusan sampah, kita sudah selesaikan kewajiban kita, sebenarnya ini bukan urusan sampah, tapi urusan APBD Kota Bekasi yang sebagaian tanggung jawabnya dilimpahkan ke Pemprov DKI, hanya cara menyampaikannya dengan isu sampah, sehingga kesannya jakarta memiliki masalah sampah, jadi kita tertib menjalankan apa yang menjadi kewajiban kita,” kata Anies Baswedan seperti kepada wartawan, Senin (22/10).

Anies juga menambahkan bahwa kewajiban DKI Jakarta kepada Kota Bekasi sudah di tunaikan beberapa waktu yang lalu. Rincian tertanggal 18 Oktober tersebut memaparkan permintaan dana dari Pemkot Bekasi.

“DKI sudah menunaikan apa yang sudah menjadi kewajibannya, lalu DKI Jakarta menerima permintaan bantuan keuangan, namun belum ada perinciannya, maka dari itu belum dapat kita proses,” kata Anies.

Sementara itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa pemberhentian truk sampah DKI Jakarta karena komunikasi yang kurang efektif dengan DKI Jakarta.

“Kalau duduk bersama sekecil apapun yang menjadi koreksi pemkot Bekasi, adalah bagian dari sinergitas, tapi kalau sepihak tidak menghormati yang tersirat dalam perjanjian itu, ya kita koreksi, dan kalau kemarin ada pemberhentian truk, itu kan ternyata kita temukan juga yang tidak ada suratnya,” kata Rahmat Effendi.

Seperti diketahui, isu defisit APBD Kota Bekasi mengemuka dan menjadi isu hangat ditengah publik. Namun hal tersebut dibantah oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi dengan mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah “Turbulensi”. (Mam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here