Walikota: Kartu Sehat Berbasis NIK Kota Bekasi Tidak Pernah Ditolak Rumah Sakit

0
199
Walokota Bekasi Rahmat Effendi (kanan) saat menghadiri penerimaah rekor MURI atas pelaksanaan senam Yoga yang dihadiri lebih dari 1000 peserta di lapangan Plaza Bekasi, Minggu, (12/11). (Foto: dok.garudanews.id)

KOTA BEKASI (Garudanews.id) –  Program Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang saat ini digulirkan oleh Pemerintah Kota Bekasi mendapat respon positif dari sejumlah Rumah Sakit yang tersebar di Kota Bekasi.  Hal tersebut dikatakan Walokota Bekasi Rahmat Effendi saat menghadiri penerimaah rekor MURI atas pelaksanaan senam Yoga yang dihadiri lebih dari 1000 peserta di lapangan Plaza Bekasi,  Minggu, (12/11).

Pihaknya juga mengklaim bahwa Kartu Sehat berbasis NIK selama ini belum pernah ditolak oleh Rumah Sakit swasta. “Tapi kalau sudah masuk dari umum diluar KS milik Pemkot,  itu memang saat ini masih ada kendala. Akan tetapi kami yakini dengan adanya Kartu Sehat yang berbasis NIK produk Pemkot Bekasi,  99 persen diterima oleh pihak Rumah Sakit,” jelas Rahmat Effendi.

Menurutnya KS berbasis NIK saat ini telah dilayani oleh Rumah Sakit swasta yang tersebar di Kota Bekasi dengan gratis.  “Kalau  di RSUD sudah barang tentu tidak usah berbicara KS, sepanjang itu masyarakat Kota Bekasi pasti akan dilayani. Jangankan pakai KS maupun SKTM, atau  KTP.  Tidak memakai surat apapun pihak RSUD akan memberikan pelayanan yang prima,” tandas Rahmat.

Sebelimnya, Rahmat Effendi saat ini terus memberikan KS bagi warga Kota Bekai tanpa mengenal ststus sosial. Hal itu menurut dia, semua warga Kota Bekasi  berhak mendapatkan kesehatan dan pelayanan gratis.

“Semua warga Kota Bekasi tentunya membayar pajak. Dan itu tidak memandang status sosial. Jadi KS ini berlaku bagi siapa saja yang membutuhkannya. Tidak ada diskriminasi sosial,” ujar dia. (Syg)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here