Ahok Pastikan Tidak Ajukan Praperadilan

39

Jakarta (Garudanews). Pasca ditetapkan tersangka oleh Mabes Polri, banyak pihak masih meragukan proses hukum yang sedang berjalan. Warga yang pro terhadap pemidanaan Ahok, terus berspekulasi terkait langkah hukum dan proses peradilan yang berjalan.

Sebelumnya banyak komentar warga di media sosial yang meragukan kinerja kepolisian. Setelah pihak kepolisian resmi menetapkan Ahok sebagai tersangka pada hari ini Rabu,15/11 pukul 10.00 Wib, mereka menyambut dengan gembira.
“Allahu Akbar” pekik mereka di media sosial. ” Jangan Euphoria dahulu, Kita harus terus mengawal proses hukum ini. Karena menjadi tersangka belum tentu nanti menjadi terdakwa maupun terpidana” ujar Muksin, warga Bogor.

Muksin menambahkan, masih banyak proses yang hukum yang harus dilalui. ” Dari mulai Pra peradilan oleh Pihak Ahok, Penyidikan lanjutan oleh pihak Kepolisian, kemudian masuk di kejaksaan hingga terakhir pengadilan” paparnya

Sementara itu , pihak yang pro Ahok tidak terlalu bereaksi dan cenderung menerima keputusan yang sudah ditetapkan.” Kita ikuti saja proses hukum yang sedang berjalan, kita terima semua keputusan pihak kepolisian, karena ini produk hukum yang harus di taati” ujar Usman kepada Garudanews.

Menyikapi keputusan Kabareskrim yang menetapkan Ahok sebagai tersangka, tim kuasa hukum Ahok menyatakan menerima.

” Kami menerima segala keputusan yang telah di tetapkan pihak kepolisian. Dan kami tidak akan mengajukan Praperadilan. Supaya tidak ada lagi perdebatan” ujar Sirra Prayuna kepada awak media.

Tim kuasa Hukum minta agar warga tidak lagi mempermasalahkan status Ahok. ” Dan biarkan kami menjalankan proses konstitusi pilkada ini secara bebas. Sekali lagi kami tidak melakukan Praperadilan”

Sebelumnya Ahok secara pribadi menyampaikan apresiasinya atas kinerja kepolisian. Dia menerima keputusan yang ditetapkan terhadapnya. Dan meminta pendukungnya untuk tetap tenang.
Ahok juga meminta pendukungnya tetap datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 15 Februari 2017 nanti dan memenangkan Pilgub DKI satu putaran. “Tolong pendukung kami tetap datang ke TPS untuk memenangkan kami satu putaran,” kata Ahok di rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).

Kepada pendukungnya Ahok meyakinkan bahwa akan ‘bertarung’ di pengadilan dan tetap maju Pilgub. “Yang penting bapak ibu jangan patah semangat. Bisa lihat malunya orang yang fitnah. Eh kita menang satu putaran. Malu dia. Itu yang penting. Kita fight dulu. Malu tuh dia. Kita satu putaran,” kata Ahok. (Cj)

Anda mungkin juga berminat