DPRD Propinsi Jabar: Kemacetan Di Puncak Menjadi Daya Tarik Wisata

42
Suasana kemacetan menuju puncak di saat libur.(net)
Suasana kemacetan menuju puncak di saat libur.(net)

Bogor (Garudanews.id)- Hal tersebut disampaikan Teuku Hanibal, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Jawa Barat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), pads saat Reses di Kampung Seseupan, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, 14/12.

” Permasalahan Kemacetan di Puncak itu sudah menjadi daya tarik pariwisata di Puncak. Lagian sudah susah untuk melebarkan jalan. Baik masalah lahan maupun anggaran ” ujar Iqbal saat menanggapi pertanyaan warga.

Sementara itu salah satu warga yang mengikuti reses, Abdul Kholik (40) mengaku kecewa dengan apa yang di sampaikan Iqbal dalam reses tersebut.

” Sepertinya anggota dewan Propinsi tidak ada niatan untuk memperbaiki permasalahan di Puncak. Padahal permasalahan itu merugikan langsung warga masyarakat Puncak” keluh Kholik kepada Garudanews.id.

Kholik menambahkan banyak aspirasi warga yang tidak ditanggapi secara serius oleh Iqbal.
” Percuma reses seperti ini. Tidak ada manfaatnya. Dia tidak memahami permasalahan sebenarnya yang di hadapi warga puncak” paparnya.

Saat ini warga puncak sedang kesal atas banyaknya masalah yang ada. Dari masalah kemacetan, jeleknya infrastruktur, imigran , prostitusi hingga masalah lingkungan.

Warga merasa Pemkab Bogor tidak serius dalam membangun dapil III yang terdiri dari 7 Kecamatan dan biasa di sebut Bogor Selatan. Cj

Anda mungkin juga berminat