Gara-Gara Tagihan 17 juta, Bayi Meninggal Tertahan 1 Hari Di RSUD Ciawi

149

Bogor (Garudanews.id)-Kejadian miris kembali terjadi di Kabupaten Bogor. Gara – gara pasien belum melunasi tagihan administrasi, bayi yang meninggal tertahan dirumah sakit hingga satu hari.

Hal tersebut terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin2/01.

Kronologi peristiwa terjadi saat pasien, Yuli Rita Sari (29), Warga Kampung Lengkong Rt.01/05 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong dirawat di RSUD karena akan Melahirkan pada tanggal 23 Desember 2016.

Pasien mendaftar tanpa menggunakan SKTM atau Kartu BPJS. Sehingga masuk pasien umum.

Pada hari itu juga Yuli melahirkan seorang bayi laki-laki. Bayi sempat di bawa ke kamar bangsal, namun karena sang bayi tidak ada suara, tidak gerak dan nafasnya sesak, bayi akhirnya di rawat di ruang ICU.

Pada hari Minggu, 1/01 , pukul 19.45 wib, bayi dinyatakan meninggal dunia. Kemudian pihak keluarga mengurus tagihan administrasinya, namun ternyata tagihan mencapai 17 juta.

Keluarga pasien bingung dengan besarnya tagihan. Karena memang tidak mempunyai uang sebesar itu untuk menebus bayinya.

” Kami tidak punya uang untuk membayar tagihan rumah sakit ” ujar titin, salah satu anggota keluarga kepada Garudanews.id.

Saat di hubungi awak media, Dirut RSUD Ciawi, Drg. Hesty menyangkal pihaknya melakukan penahanan pasien.

” Kami tidak menahan , kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan memberi kebijakan untuk membayar Separuh dari total biaya” paparnya.

Lebih jauh Hesty menjelaskan ,bahwa dia mempersilahka. Bayi yang meninggal untuk dibawa pulang, baru nanti diurus administrasinya.

Mendengar kejadian itu, Adi Prabowo, salah satu aktifis AMPB mencoba memediasi dengan pihak rumah sakit.

” Tidak boleh rumah sakit menahan korban meninggal hanya karena masalah biaya. Apalagi ini masih bayi. Korban harus segera dimakamkan. Sudah sehari menginap di kamar jenasah. Kasihan” ujarnya.

” Saya akan hubungi Bupati kalau bayi ini tidak boleh di bawa pulang. Ini sudah pelanggaran ham” ancamnya.

Akhirnya pada pukul 17.00 wib, korban bisa di bawa pulang keluarganya untuk di semayankan.cj

Pihak keluarga Yuli sedang mengurus bayinya di ruang jenasah RSUD Ciawi, 2/1/2017
Pihak keluarga Yuli sedang mengurus bayinya di ruang jenasah RSUD Ciawi, 2/1/2017í
Anda mungkin juga berminat