RSUD Ciawi Keukeuh Pasien Bayi Meninggal Harus Bayar Kewajibanya

39

Bogor(Garudanews.id)-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi , Kabupaten Bogor keukeuh, keluarga pasien Bayi meninggal harus bayar kewajiban biaya perawatan selama di rawat. Hal tersebut disampaikan Wakil Direktur RSUD Ciawi Dr. Eulis Wulantari M.Epid di kantornya, Selasa, 03/12.

” Secara SOP Harus, tapi kan ada mekanisme meringankan yang bisa di tempuh. Nanti kita bantu agar keluarga pasien ringan dalam membayar kewajibannya sesuai dengan kemampuan keluarga” paparnya.

Eulis menambahkan, kewajiban membayar ini bukan berarti harus membayar keseluruhan, ” kan nanti akan di urus SKTM ke Dinas Sosial yang nilainya bisa keluar 7,5 juta , sisanya nanti kebijakan Rumah Sakit yang menentukan. Yang pasti keluarga tidak keberatan angkanya. Dan sistem pembayarannyapun bisa di angsur selama beberapa tahun. Yang pasti kita bantu dan sangat ringan bagi keluarga” tandasnya.

Hari ini keluarga pasien didampingi aktifis AMPB, Adi Prabowo dan kawan-kawannya mencoba memediasi pihak kekuarga dengan RSUD terkait pembayaran biaya perawatan pasien bayi meninggal warga Wates Jaya, Kecamatan Cigombong.

” Kita tempuh jalur prosedural dulu. Tapi alhamdulilah , tanggapan pihak RSUD yang di wakili Wadir sangat komunikatif dan produktif” ujar Adi Prabowo kepada Garudanews.id.

Pihak keluarga bisa menerima keputusan RSUD. ” tapi kita tetap akan kawal terus supaya sesuai komitmen yang di sepakati” tandas Adi.

Sebelumnya diberitakan terkait tertahannya pasien bayi meninggal akibat tagihan yang mencapai 17 juta. Namun berkat mediasi , bayi tersebut diperbolehkan pulang setelah satu hari di simpan di ruang jenasah. Cj

RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor
RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor
Anda mungkin juga berminat