Anak-Anak di Perbatasan NTT: Kembalikan Sekolah Kami

38

Malaka (Garudanews.id) – Salah satu penyebab tingginya angka buta huruf dan angka putus sekolah di wilayah perbatasan adalah persoalan jarak sekolah yang sangat jauh. Jarak sekolah yang sulit dijangkau membuat banyak siswa SD enggan bersekolah, bahkan membuat mereka memilih putus sekolah.

Hal ini yang dialami warga Dusun Wetalas, Desa Weulun, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebab, anak-anak di sana terancam putus sekolah usai Pemerintah Kabupaten Malaka belum lama ini menutup SDN Oevetnai.

Sejak tahun 2017, Pemkab Malaka memang sudah menutup empat sekolah yakni SDN Oevetnai di desa Weulun-Kecamatan Wewiku, SDN Kelas Jauh Kaberan Rai di Malaka Barat, SDN Neti Mataus di Haitimuk Kecamatan Weliman, dan SMAN Weliman di Kecamatan Weliman. Padahal sekolah-sekolah itu menjadi solusi dalam mengentaskan kurangnya pendidikan di sana.
(Red/Hnn)

Anda mungkin juga berminat