Bila Tidak Hadir Penuhi Panggilan, Polda Akan Jemput Paksa Tersangka

45

Rote Ndao (Garudanews.id)  – Kepala Desa Hermes Killa (Kades) Limakoli Kecamatan Rote Tengah Kabupaten Rote Ndao terancam dijemput paksa oleh penyidik Polda NTT terkait dengan status dirinya sebagai tersangka atas kasus dugaan Penjualan anak di bawa umur, dengan korban Naomi hailitik (14) dan sejumlah dukumen yang di palsukan Kartu Tanda Penduduk, (KTP ) dan lain-lain pada tanggal 05 Mei 2007.

Pemanggilan kedua Hermes Killa tidak datang, dengan dalih masih ada halangan.

Penyidik Ditreskrimum Polda NTT Rudolf mengatakan pihaknya akan  menjemput paksa tersangka itu kalau di surat pemangilan ke dua Hermes.

“Hermes menjadi tersangka, dalam kasus penjualan anak di bawa umur pada tahun 2007, Hermes sudah di panggil, panggilan pertama namun tidak hadir dengan alasan dirinya kecelakaan, maka panggilan ke dua sehingga Hermes Killa tidak datang menghadiri panggilan yang ke 2 maka penyidik segera menerbitkan surat perintah penjemputan paksa,   karena itu merupakanamanat undang-undang,” jelas Rudolf.

Menurutnya,   penjemputan paksa terhadap oknum kades tersebut, karena dari penyidik sudah periksa korban Naomi Hailitik( 14.

“Jonatan Hailitik orang tua korban, dan dua saksi sudah kita periksa tinggal tersangka Hermes Killa saja.”Uangkap Rudolf  (Dance/Hnn )

Anda mungkin juga berminat