Dokumen Pengiriman KTP Dari Kamboja Yang Diduga Palsu, Dipertanyakan

40

JAKARTA (Garudanews.id) – Teka- teki terkait dengan ditemukannya ratusan e-KTP yang berasal dari Kamboja, olah petugas bea cukai hingga saat ini belum terjawan.

Banyak masyarakat berharap agar kasus tersebut dapat diungkap. Apakah ada
motiv untuk menjegal salah satu calon,atau mungkin itu hanya berita hoax yang semgaja untuk memperkeruh suasana di Pilkada DKI 2017.

Pemgamat hukum dan kebijakan publik Usman Yunanto mendesak agar pajabat terkait baik itu Bea Cukai dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa memberikan pernyataan yang jelas.

“Jadi tidak seperti saat ini. Masyarakat dibikin bingung. Jadi jangan sampai masyarakat menyimpulkan sendiri. Kalau memang e-KTP itu memang benar dari Kamboja, tentunya ini sebuah kecerobohan pemerintah RI. Akan tetapi kalau itu hanya konspirasi pokitik dari segelintir orang, dengan sengaja memunculkan berita hoax, tentunya kami meminta agar aparat kepolisian dapat mengungkap dalangnya, siapa yang bermain diibalik perkembangan suhu politik di DKI Jakarta ini kian memanas,” ujar Usman kepada Garudanews.id, Kamis (16/2).

Sementara itu, Direktur Budgeting Center of Analisis (BCA) Ucok Skay Khadafi mengatakan, meski Pilkada DKI sudah selesai dan berjalan aman dan kondushif, akan tetapi persoalan ditemukannya e-KTP yang diduga dari Kamboja itu jangan sampai dianggap remeh. Karena persoalan data kependudukan, kata Ucok, merupakan rahasia negara. Untuk itu pihaknya meminta agar aparat kepolisian dapat mengungkap.

“Ya, tentunya kepolisian bisa bekerja sama dengan Bawaslu. Kemudian melibatkan pihak Bea Cukai, apakah kasus KTP yang diduga palsu itu hanya berita hoax. Tapi kalu benar, polisi harus segera mengusut sampai tuntas,” tegas Ucok.

Diketahui, setelah dilacak dengan forensic image tool, ditemukan angka tracking 778312150430. Di image juga ada tulisan “Dirjen Bea Cukai Anwar Supriadi”. Padahal Dirjen Bea Cukai saat ini adalah Heru Pambudi. Anwar Supriadi adl Dirjen Bea Cukai masa SBY.

Angka tracking 778312150430 ternyata, angka 5 adl kode keluar dari Edinburg. Ada perdebatan itu angka 5 atau 6. Kalau angka 6 pasti keluarnya dr kamboja ke cengkareng.

sebelumnya hari beredar image di medsos dengan Kode dgn “778312160430” yang disebut oleh kubu AHY sebagi pengiriman dari Kamboja ke Jakarta.

“Anehnya, AA sebagai posting hanya separuh, karena ga mau keliatan ada note Anwar Supriadi. Yang diduga ini adalah dokumen aspal,” ujar salah satu sumber kepada Garudanews.id.

Bahkan anehnya sampai saat ini, Dirjen Bea Cukai dan Fedex belum memberikan keterangan. Sedangkan Bawaslu dan KPUD sudah menyatakan isu ini adl isu Hoax. (Sep)

Anda mungkin juga berminat