Pasca Pilkada Serentak, Rupiah Masih Tetap Stabil

96

JAKARTA (Garudanews.id) Pasca Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta  berlangsung Rabu (15/2) yang lalu, ternyata tidak berpengaruh kepada stabilitas ekonomi secara nasional. Meski ada kaehawatiran pasar  terkait dengan suhu politik yang kian memenas, khusunya di DKI Jakarta, akan tetapi tidak memiliki imbas secara signifikan. Hal itu terbukti, rupiah stabil di perdagangan Selasa, sehari menjelang tutupnya pasar keuangan pada saat pilkada serentak di berbagai Provinsi.

“Ruang apreasiasi rupiah mulai terbatas,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Kamis (16/2/).

Samuel Sekuritas Indonesia mengemukakan sejumlah sentimen berpotensi membatasi ruang gerak rupiah atas dolar Amerika Serikat.

“Intensitas ketidakpastian politik akan mereda sesaat, tetapi berpeluang kembali dan bertahan hingga pilkada putaran kedua yang dijadwalkan 19 April 2017,” kata Rangga.

Siang ini, ujarnya, pasar uang menunggu neraca perdagangan Januari 2017 yang diperkirakan sedikit menipis surplusnya.

Tetapi, ujarnya, pertumbuhan ekspor diperkirakan masih tinggi, menandakan pengaruh positif dari kenaikan harga komoditas.

“Di sore hari ditunggu hasil RDG BI yang diperkirakan mempertahankan BI RR rate di 4,75%. Penting ditunggu respons BI terhadap inflasi yang naik signifikan serta pandangan hawkish (Gubernur Federal Reserve janet) Yellen,” kata Rangga. (Red/Net)

 

Anda mungkin juga berminat