Pemerintahan dan IORA Sepakat Bangkitkan Kekuatan Ekonomi Samudera Hindia

51
Jakarta (Garudanews.id) – Pemerintah dan kalangan bisnis berjanji mempererat kerjasama ekonomi antar negara IORA pada Ulang Tahun ke-20 Indian Ocean Rim Association (IORA). Hal tersebut  ditandai dengan diselenggarakannya Business Summit 2017 pada rangkaian acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Jakarta, Senin (6/3). Maksud kerjasama ini adalah untuk mewujudkan cita-cita ke-21 negara anggota IORA dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan seimbang bagi seluruh negara anggota, serta menciptakan landasan yang kuat bagi kerjasama ekonomi regional. Itulah penjelasan yang diberikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam sambutannya pada pembukaan IORA Business Summit.
Enggar menegaskan, “kita telah mengenal satu sama lain dalam kawasan lingkar Samudera Hindia selama ratusan tahun, namun sayangnya potensi kawasan IORA telah terabaikan terlalu lama. Maka mandat Presiden untuk mulai membuka potensi ekonomi di kawasan ini merupakan langkah yang harus didukung penuhdan menjadi momentum bangkitnya kekuatan ekonomi Samudera Hindia”.
“Komunitas bisnis IORA, yang diwakili masing-masing Kamar Dagang dan Industri sepakat untuk bekerjasama secara erat dengan Pemerintahan IORA untuk membangun masa depan yang lebih baik”, tambah Mendag Enggar, seperti dalam siaran pers Kementerian Sekertaris Negara, yang diterima garudanews.id.
Tantangan dari dinamika perekonomian dan pertumbuhan global yang bergerak secara cepat dan dinamis dalam beberapa waktu terakhir ini juga perlu direspons dengan tanggap karena kawasan IORA menawarkan potensi yang sangat besar dalam perdagangan dan investasi sejak lama.
Dalam Business Summit ini Presiden Afrika Selatan dan Presiden Mozambik beserta negara kunci IORA menyampaikan paparannya mengenai langkah-langkah terbaik untuk mendorong pertumbuhan yang adil dan berkelanjutan di kawasan IORA. “Pertemuan Puncak Bisnis IORA membahas isu-isu khusus yang menjadi perhatian kita dan masyarakat internasional, di antaranya yaitu isu pemberdayaan dan globalisasi UKM, pemberdayaan perempuan melalui inovasi, digitalisasi dan akses keuangan, pariwisata, serta konektivitas dan infrastruktur”, imbuhnya.
Pertemuan Puncak dilakukan dengan  didahului pertemuan kecil yang dihadiri oleh perwakilan Kamar Dagang dan Industri di kawasan IORA. Mendag menyampaikan tujuan pertemuan adalah untuk menyiapkan konsep Deklarasi Bersama Komunitas Bisnis IORA dalam rangka memajukan pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkelanjutan dan Deklarasi dimaksud akan dilaporkan kepada para Pemimpin IORA.
“Ini merupakan bukti dari kuatnya daya tarik kawasan IORA bagi pelaku bisnis global”, tutup Mendag Enggar. Pertemuan ini diwakili oleh sekitar 300 peserta dari berbagai sector bisnis di kawasan IORA. Di samping itu, hadir pula peserta Tiongkok, Jerman, Jepang, dan Inggris. (Sep)
Anda mungkin juga berminat