Guna Kendalikan Lonjakan Harga, BPS Sarankan Antisipasi

64

Kota Bekasi (Garudanews.id) – Slamet Waluyo, Kepala kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi, dengan serius memberikan saran kepada Pemerintah Daerah Kota Bekasi, guna mengendalikan lonjakan harga komoditas dipasaran menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran nanti.

Berdasarkan informasi (dari BPS Kota Bekasi) terkait inflasi perbulan maret 2017, berkisar 0,23%, dengan kata lain masih tergolong normal. Kendatipun demikian, pihaknya tetap menyarankan agar Pemkot Bekasi dapat mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga dipasaran kelak.

“Hasil pemotretan terakhir kemarin. Inflasi dibulan maret 0,23%. Artinya dibulan maret masih normal, masih relatif baik dan terkendali. Untuk mengatasi kedepan, harus dilihat komoditas mana yang harus diantisipasi sebelum sampai seusai ramadhan dan lebaran, stok harus tersedia,” terang Slamet Waluyo kepada Garudanews.id ketika diwawancarai di kantornya, Rabu (26/4).

Selanjutnya, pihaknya juga mendorong kepada Pemkot Bekasi agar dapat melakukan monitoring, serta bisa mewaspadai ketersediaan atau stok beras dipasaran.

“Sebaiknya Pemkot lakukan monitoring dan patut diwaspadai seperti ketersediaan (stok) beras. Silahkan lakukan pasar murah. Sehingga tengkulak tidak dapat bermain harga. Karna jutru permainan harga itu ada di tengkulak,” pungkasnya.

Slamet juga mengatakan, sebaiknya distribusi dilakukan secara lancar dan terhindar dari pungutan yang tidak perlu.

“Distribusi dari pasar induk ke pasar-pasar di Kota Bekasi harus lancar. Jangan sampai ada pungutan-pungutan yang tidak perlu. Sehingga harga yang dinikmati oleh konsumen atau masyarakat tidak berat atau secara wajar,” tandas dia saat itu.

Terakhir Slamet menyarankan, agar Dinas terkait segera melakukan operasi pasar, sehingga berdampak pada pengendalian harga pasar.

“Dinas Indag juga harus melakukan operasi pasar, agar bisa mengendalikan harga dipasaran. Termasuk daging kemarin sudah mulai melonjak, harus dikendalikan bagaimana pun caranya. Itu merupakan kewajiban dari Dinas terkait,” tegas dia. (M-3L)

Anda mungkin juga berminat