KPPU Menduga Ada Pelaku Kartel Bawang Putih

72

SEMARANG,  (Garudanews.id) – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki pelaku usaha yang ditengarai terlibat dalam kartel bawang putih. Ada sekitar enam pelaku usaha yang sedang diselidiki keterlibatannya.

Wakil Ketua KPPU Kurnia Sya’ranie mengatakan ada beberapa dugaan harga bawang putih yang terlalu tinggi sampai Rp 80 ribu per kg yakni dugaan adanya realisasi impor yang diturunkan oleh importir supaya pasokan berkurang dan menaikkan harga di bulan April lalu serta adanya dugaan sekelompok pelaku usaha yang menguasai izin impor 50 persen.

“Kalau menguasai artinya ketergantungan konsumen terhadap importir cukup tinggi,” katanya di Semarang, kemarin.

Kurnia pun enggan menyebut keenam pelaku usaha tersebut karena masih dalam taraf penyelidikan.

“Investigator kita sedang turun ke bawah melakukan penyelidikan, sementara yang satu kelompok menguasai 50 persen itu ada enam tapi saya tidak akan menyebut itu dulu karena dalam rangka melakukan penyelidikan,” ucapnya.

Untuk komoditas bawang putih ini, KPPU akan berkoordinasi dengan Polri untuk  investigasi dan akan melakukan join investigasi untuk mendapatkan data dan informasi lengkap terkait indikasi adanya kartel bawang putih.

“Untuk sekarang ini memang fokus ke pangan karena komoditi yang ada harga acuannya. Untuk bawang putih harga acuan Rp 38 ribu per kg paling tidak dua minggu akan dievaluasi lagi,” jelasnya. (sm/red)

Anda mungkin juga berminat