Panglima: Santri dan ulama merupakan fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri perannya

96

YOGYAKARTA (Garudanews.id) – Sebanyak lebih dari 10.000 pengunjung menghadiri pengajian kebangsaan yang diisi oleh Panglima Tentara Indoensia (TNI), Gatot Nurmantyo  dalam acara Tabligh Akbar, Ahad malam, di Bantul, DI Yogyakarta.

Panglima menyapaikan tausiyah dengan tema “Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Semangat Patriotik Generasi Muda Dalam Menjaga NKRI”, disambut pekikan takbir dari para pengunjung yang memadati kompleks Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan.

“Ketika Indonesia merdeka, TNI belum lahir, santri dan ulama merupakan fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri perannya,” kata Panglima, sebagimana yang di kabarkan dalam laman resmi TNI.

Sementara itu, Anggota DPR RI Hanafi Rais dalam sambutannya mengatakan kekuatan luar biasa di Indonesia ini adalah umat yang bersatu dengan TNI.

Dalam paparannya, Gatot menyampaikan kesimpulan dengan memutar video lagu Manisnya Negeriku yang diciptakan ole Mujiono yang menjabarkan bahwa banyaknya keanekaragaman dari suku, bahasa dan daerah dan kekayaan lainnya, jangan sampai Indonesia mau diadu domba oleh pihak luar.

Turut hadir dalam acara ini,  Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini. (red)

Anda mungkin juga berminat