Ade Wardana: Stop Kriminalisasi Lawan Politik

116

BOGOR (Garudanews.id) – Kasus SMS  yang menjerat Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT), membuat Ketua Perindo DPW Jabar,  Ade Wardhana, angkat bicara.

Ade mengatakan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo ( HT) telah dikriminalisasi terkait kasus SMS yang dikirimkan ke Jaksa Yulianto.

Kang AW, sapaan akrab Ade Wardhna yang juga berencana maju dalam Pilkada Kabuputen Bogor 2018 mendatang itu mengaku akan membuat perlawanan hukum terhadap kriminalisasi yang telah menimpa ketua umumnya itu.

“Kami pegurus DPW Jabar tidak akan tinggal diam. Ini negara hukum, kita akan proses kriminalisasi terhadap ketua umum kami secara hukum. Dan DPW Jabar akan mengerahkan LBH Perindo untuk membela ketua umum kami,” ungkap Ade pada Garudanews, Senin, (107).

Lebih jauh kang AW mengatakan, perihal SMS itu bukanlah ranah hukum, karena komunikasi antar rekan yang saling kenal untuk saling membuktikan agar negara ini maju, tapi karena sudah dipolitisir, maka kriminalisasi pun terjadi.

“Makanya kami tidak akan tinggal diam. Kami akan lawan kriminalisasi ini, untuk sebuah pembelajaran, agar aparat hukum tidak semena-mena terhadap siapa pun, dan hukum ditegakkan diatas kebenaran hukum, bukan politik,” ungkap AW.

AW melihat, melesatnya Partai Perindo dalam percaturan politik nasional membuat lawan politik memang gerah sendiri. Sehingga menghalalkan segala cara untuk menjegalnya.

“”Berpolitik itu adalah hak warga negara. Namun harus dengan cara yang santun untuk menegakkan demokrasi. Bukan dengan cara dikriminalisasikan seperti ini. Itu namanya politik tak beradab dan tindakan primitip” tutup Ade.  (Apih)

Anda mungkin juga berminat