Lima Pimpinan Muslim Dunia Tur Eropa Cegah Terorisme

91

PARIS (Garudanews.id) – Puluhan pemimpin agama menaiki bus di Champs Élysées di Paris, Perancis, pada Sabtu (8/7) untuk memulai tur Eropa ke lokasi-lokasi serangan kelompok militan baru-baru ini.

Tur tersebut diadakan untuk mengenang korban dan mengutuk aksi kekerasan dan terorisme, France24 melaporkan Senin (10/7).

Para Imam dari negara-negara termasuk Perancis, Belgia, Inggris, dan Tunisia bergabung dengan perwakilan komunitas agama lain di Champs Élysées, tempat polisi Prancis Xavier Jugele ditembak mati pada bulan April.

Pemberhentian tur akan mencakup Berlin di Jerman – tempat panitia mengatakan, mereka berharap bisa bertemu Kanselir Angela Merkel – Brussels dan Nice, kemudian kembali ke Paris pada 14 Juli, bertepatan dengan ulang tahun pertama serangan truk Nice.

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan Nice ketika sebuah truk menewaskan 86 orang yang merayakan Hari Bastille di pinggir laut dan sebuah serangan truk di sebuah pasar Natal di Berlin Desember lalu yang menewaskan 12 orang.

Imam Drancy dan penulis Prancis Marek Halter berada di belakang inisiatif tur saat ini.

“Kami di sini untuk mengatakan bahwa agama dan nilai-nilai Islam kita menentang para pembunuh tersebut,” ujar Hassern Chalghoumi, imam de Drancy, kepada radio France Inter, Sabtu.

Sekitar 30 orang naik bus pada Sabtu dan sejumlah perwakilan diharapkan akan bergabung dalam perjalanan, sehingga jumlah peserta menjadi 60 orang. (mina/wan)

Anda mungkin juga berminat