Upacara Bendera Ala GM SPB3

75

BEKASI (Garudanews.id) – Ada yang unik dalam pengibaran bendera pada Minggu (13/8) yang dilaksanakan di Alun-Alun Kota Bekasi. Tampak berbeda pengibaran bendera merah putih yang melambangkan Negara Indonesia ini, bukan anggota Paskibraka, melainkan para Jawara yang tergabung di Gerakan Moral Pelestari Silaturahmi Budaya Betawi Bekasi (GM-SPSB3).

Dari pantauan dilokasi, para jawara yang umumnya identik dengan golok, gelang bahar, dan batu akik yang besar ini beramai-ramai menghadiri pengibaran bendera ini. Para pengibar umumnya, jawara-jawara cilik dari Perguruan Silat Sumur Tujuh ini dengan lihai membawakan berbagai atraksi silatnya, sambil membawa sang saka merah putih.

Bapak Pencak Silat Indonesia, Mayor Jenderal TNI Eddie Marzuki Nalapraya mengatakan, pengibaran bendera ala jawara adalah suatu aspirasi dari insan pencak silat untuk lebih mempererat persatuan dan persaudaraan pencak silat serta elemen masyarakat. Upacara pengibaran bendera ini sekaligus untuk mengingat kembali bahwa Indonesia ini lahir bukan hadiah dari penjajah.
“Indonesia lahir melalui kemerdekaan, saya pelaku perjuangan, dan saya mempunyai bintang gerilya. Jadi, kita bergerilya melawan penjajah, Kota Bekasi sendiri Kota Perjuangan, disini ada Kyai Noer Alie tokoh Pahlawan Nasional,” jelasnya.

Sementara Penasehat GM SPSB3, Mahfudz Abdurrahman mengatakan upacara ini merupakan bentuk kepedulian suatu kelompok pencak silat. Oleh karena itu, sebagai anak bangsa GM SPB3 juga ingin turut serta memeriahkan kemerdekaan dan juga bentuk aspirasi.
“Inilah kekayaan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan saya bangga karena upacara ini penuh kreasi yang menarik dan baru,” ujar Mahfudz.

Mahfudz berharap kedepan pencak silat sendiri jangan terlalu di masukan dalam cabang olahraga, tapi juga budaya. Sebab, lanjut Mahfudz, budaya persilatan ini merupakan suatu jalan perekat anak bangsa dan pemersatu, semoga ini bisa terwujud.
“Pemerintah dalam hal inijuga harus memberikan suatu pengakuan terhadap budaya semacam ini,” pintanya.

Mahfudz yang juga Anggota DPR RI fraksi PKS juga sangat mengapresiasi gagasan para pelestari budaya Bekasi yang melakukan pengibaran bendera merah putih ini tergolong unik. Ia juga akan mendukung trobosan para jawara betawi yang bisa mengembangkan silatnya untuk upacara pengibaran bendera, unik dan syarat akan budaya,”
“Saya dukung trobosan para jawara betawi yang bisa mengembangkan silatnya untuk upacara pengibaran bendera, unik dan syarat akan budaya,” terangnya.

Mahfudz menegaskan, bahwa kemajuan dan perkembangan yang pesat pada budaya betawi Bekasi harus diimbangi dengan rasa kekompakan.
” Sesuai pada moto GMSPB3 ‘Satu Hati, Satu Suara, Satu Tujuan’. Semangat dan maju terus untuk para pelestari budaya betawi Bekasi,” tutupnya. (Adi)

Anda mungkin juga berminat