Oknum Oprator Diduga Pangkas Dana PIP Ribuan Siswa

43

BOGOR (Garudanews.id) — Oknum operator di Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor diduga akan memotong dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 2500 siswa. Setiap murid menerima dana sebesar Rp 450 ribu.

“Kami sangat khawatir adanya kabar pemotongan dana PIP oleh oknum operator, yang mana masing-masing siswa mendapat Rp 450 ribu akan dipotong mulai dari Rp 60 ribu sampai 80 ribu,” ungkap sejumlah orangtua siswa di Kecamatan Cigombong kepada garudanews.id, Rabu (27/09).

Menurut mereka, seharusnya dana itu diambil langsung oleh siswa atau orangtua penerima bantuan.

“Tapi ini dilakukan oleh guru masing-masing SD dan didampingi oknum operator,” ujar salah satu orangtua siswa.

Plt Kepala UPT Pendidikan Cigombong Ade Suryana menepis kabar tersebut.ia berjanji akan mencari tahu sumber tersebut. Selain itu, pihak sekolah akan dihadirkan. Di sana orang tua menunjuk langsung siapa guru yang memungutnya.

“Dana apa, sekolah mana dan sama siapa dipotongnya. Jadi biar jelas dan tidak menjadi fitnah. Saya dapat info tapi belum jelas. Saya akan cari segera dan klarifikasi investigasi kebenarannya,” tegasnya.

Dia mengaku baru satu bulan menjabat sebagai plt kepala UPT.  Kendati demikian, ia menjelaskan, saat ini sekolah langsung bisa mengambil formulir ke bank. Tujuannya tak lain agar bisa langsung mencairkan dana tersebut.

Kata Ade, saat ini sudah tidak ada lagi dana bantuan siswa miskin (BSM) melainkan sudah di ganti menjadi dana PIP.

“Ya, karena mau ada pelayanan cepat jemput bola oleh bank. Dan saya belum terima laporan pihak sekolah yang sudah mencairkan dana tersebut,” tuturnya.
(ded)

Anda mungkin juga berminat