Jelang Pilkada, Wakil Walikota Imbau ASN Agar Tidak Berpolitik

64

KOTA BEKASI (Garudanews.id) –  Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi, agar tidak ikut berpolitik dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang. Dirinya khawatir hal ini akan mengganggu profesionalisme ASN sebagai aparatur yang setia memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Contohnya ikut hadir dalam event politik, apalagi sampai memasang atribut-atribut calon,” kata Syaikhu kepada awak media di Plaza Pemkot Bekasi,  Senin (25/09).

Syaikhu juga menghimbau agar pemasang atribut seperti bendera dan spanduk calon, untuk tetap menjaga estetika Kota Bekasi.

“Pemasangan jenis atribut oleh para calon nantinya harus di sesuaikan tata aturan tempatnya, jangan di jalan-jalan protokol,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, untuk menjalankan netralitasnya sebagai ASN, pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Adapun sanksi yang akan diberikan ialah Pasal 13 ayat 13, yang diatur oleh Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, apabila ASN ikut terlibat dalam mendukung calon Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah. (Adi)

Anda mungkin juga berminat