PKM Tanah Abang Ditata, Polda dan Pemprov DKI Beda Pendapat

75

JAKARTA (Garudanews.id) – Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis meminta Direktorat Lalu Lintas Polda memberikan  kajian menyeluruh yang bersifat ilmiah, terkait pembenahan lalu lintas pasca Pemprov DKI Jakarta menata  pedagang kaki lima atau pedagang kecil mandiri (PKM) di Jalan Jati Baru Jakarta Pusat (depan stasiun).

“Saya sudah perintahkan Direktur Lalu Lintas untuk berkoordinasi dengan Pemprov DKI, khususnya menyangkut pengaturan  lalu lintas dan PKL. Segera kaji permasalahan secara komprehensif dan koordinasikan dengan Pemprov DKI sehingga  kami bisa memberikan masukan yang kongkret dan utuh,” kata  Idham di Mapolda, Sabtu (30/12).

Dirlantas  Polda Kombes Halim Pagarra mengaku sudah menyerahkan  usulan yang dimaksud. Salah satu hal kongkrit yaitu  mengembalikan fungsi Jalan Batibaru,  Jakarta Pusat, seperti semula.

Jalan tersebut kini ditutup Pemprov DKI dan digunakan untuk para PKL berjualan. Halim mengusulkan agar PKL yang kini berjualan di Jalan Jatibaru dipindahkan ke Blok G Tanah Abang.

Menurut Halim, pemindahan PKL ke Jalan Jatibaru tak efektif karena mengganggu arus lalu lintas.

“Karena waktu yang lalu saya lihat lebih tertib ditempatkan di (Blok) G karena kosong, jadi lebih bagus di sana dari pada dicarikan tempat yang kira-kira mengganggu lalu lintas,” kata Halim.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup dua jalur yang ada di depan Stasiun Tanah Abang atau Jalan Jatibaru setiap hari mulai pukul 08.00-18.00.

Penutupan jalan ini merupakan bagian dari konsep penataan Pasar Tanah Abang jangka pendek ala Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Satu jalur akan digunakan untuk PKL, sedangkan satu jalur lainnya digunakan untuk jalur transjakarta. Para PKL disediakan tenda yang bisa didapatkan secara gratis. (SK/WAN)

Anda mungkin juga berminat