Kemenperin Targetkan 18 Pesantren Jadi Percontohan Santri Preneur

35

SURABAYA (Garudanews.id) – Kementerian Perindustrian menargetkan 18 pondok pesantren yang akan menjadi percontohan dalam pelaksanaan program Santri preneur pada tahun 2018. Pondok pesantren tersebut meliputi delapan di wilayah Jawa Barat, lima di Jawa Tengah, dan lima di Jawa Timur.

“Kami ingin membuat para santri bisa melakukan proses industri di kehidupannya. Selain mempelajari agama di pesantren, kami bantu memberikan kegiatan ekonomi kepada mereka,” kata Direktur Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan Ratna Utarianingrum ketika mendampingi Menteri Perindustrian berkunjung ke di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (18/1) kemarin.

Menurutnya, adanya aktivitas industri, akan membawa efek berantai pada peningkatan nilai tambah terhadap bahan baku lokal dan penyerapan tenaga kerja. “Jadi, selain mengembangkan sumber daya manusia di lingkungan pondok pesantren, Santripreneur menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar,” tutur Ratna.

Ia optimistis, para santri mempunyai kemampuan untuk belajar di industri. “Potensi mereka cukup besar, terlebih lagi jumlah santri di pondok pesantren yang banyak,” ungkapnya. Para santri ini akan dibekali dengan beragam pelatihan dan pengetahuan, sehingga mereka bisa produktif.

“Kekuatan santri yang besar ini sangat bagus dirasakan. Kami akan bekali dengan bimbingan teknis pengetahuan, pelatihan yang disesuaikan dengan potesi yang ada di pesantrennya. Kami juga fasilitasi bantuan peralatan permesinan, teknologi yang digunakan dan juga fasilitasi untuk mendapatkan akses ke lembaga pembiayaan,” paparnya. (Dar)

 

Anda mungkin juga berminat