Persiapan Transportasi, Menhub Imbau Pemudik Motor Gunakan Fasilitas Angkutan Gratis

70

JAKARTA (Garudanews.id) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan berkaitan dengan mudik gratis, ia menginginkan pemudik motor dapat menggunakan fasilitas mudik gratis yang telah disediakan.

“Kita memang inginkan pemudik motor itu akan kita upayakan menggunakan bus dan juga akan kita daya gunakan kapal-kapal baik itu dari Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, Panjang-Jakarta, Jakarta-Panjang, Jakarta-Surabaya-Bali dan juga bus akan kita intensifkan dan kita akan minta bantuan dari Jasa Raharja dan BUMN untuk meningkatkan itu,” terang Menhub usai memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 (1439H) di Jakarta pada Selasa (30/1).

Sementara itu Dirut Jasa Raharja Budi Raharjo menargetkan program mudik gratis tahun 2018 sebanyak 200.000 pemudik dengan tujuan Jawa dan Sumatera.

“Sebagaimana ketahui di tahun 2017 kami sudah memberangkatkan 118.000 pemudik, dan, di tahun 2018 ini target adalah 200.000 pemudik. Cuma untuk tahun 2018 ini mudik bersama BUMN akan kita kembangkan tidak hanya di Jawa tapi dibeberapa pulau di Sumatera yaitu bus dari Medan menuju Pekanbaru, Makassar ke Pare-Pare dan sebagainya,” tutur Budi

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan akan menyiapkan 1000 bus yang akan digunakan untuk mudik gratis angkutan lebaran 2018.

“Soal mudik gratis Ditjen Perhubungan Darat nanti akan menyiapkan sekitar 1000 bus kemudian juga akan menyiapkan beberapa kapal yang akan kita gunakan sebagai pengangkut kendaraan atau sepeda motor,” ujar Budi.

Terkait manajemen pembatasan kendaraan angkutan barang, Budi menyebut tidak akan melakukan pembatasan angkutan barang dalam jangka waktu yang lama.

“Pertama (manajemen pembatasan angkutan barang) jangan sampai mengganggu transportasi berkaitan dengan bahan pokok, supply material untuk pabrik. Kendaraan barang sebelum lebaran akan kita keluarkan sepenuhnya 2-3 hari setelah itu setelah lebaran kita akan batasi kembali jadi tidak dalam jangka waktu 1 minggu kendaraan angkutan barang tidak melalui jalan-jalan yang kita batasi,” ungkap Budi.

Lebih lanjut, beberapa antisipasi yang dilakukan Kemenhub dalam penyelenggaraan angkutan lebaran 2018 diantaranya pengecekan kesiapan armada dan awak kendaraan angkutan umum, penerapan kebijakan manajemen operasional lalu lintas, kesiapan sarana dan prasarana transportasi, penempatan personil pada tempat-tempat rawan kecelakaan, menjamin kelancaran lalu lintas. (Wan))

 

 

Anda mungkin juga berminat