Presiden Jokowi Optimis 2030 Ekonimi Indonesia Nomor 5 di Dunia

140

KABUPATEN BEKASI (Garudanews.id) – Keberadaan bangsa Indonesia saat ini mulai diperhitungkan bagi masyarakat dunia. Banyak yang tidak sadar jika Indonesia, selain sudah masuk dalam kelompok negara-negara Group 20 (G-20), juga sudah masuk dalam kelompok triliun dollar club, negara-negara yang punya ekonomi dengan nilai 1 triliun dollar AS per tahun.

Demikian dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya saat meresmikan Pabrik Bahan Baku Obat dan Produk Biologi PT Kalbio Global Medika–Kalbe Group, di Kawasan Industri Delta Silikon 3, Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/2).

“Produk Domestik Bruto yang kita miliki sebesar 1 triliun USD per tahun dan kita menjadi negara, meskipun negara dengan nomor yang ke-16 dalam GDP. Ini sekali lagi patut kita syukuri. Artinya, GDP kita ini besar, jangan lupa itu,” kata Presiden.

Lebih lanjut Presiden menyampaikan, kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia terus berada pada kisaran di atas 5% per tahun, di sekitar 5 atau sampai 6% per tahun, berarti ekonomi Indonesia akan naik dua kali lipat.

“Ini yang sering orang lupa. Naik 2 kali lipat dalam kurun kurang lebih 14 tahun ke depan. Berarti ekonomi kita akan menjadi sebuah ekonomi dengan nilai triliun USD  paling lambat di tahun 2032,” ungkap Presiden.

Menurut Presiden, banyak orang tidak punya hitung-hitungan seperti ini. Bahkan ia mengungkapkan, konsultan internasional terkemuka memproyeksikan kalau pakai metode PPP/Purchasing Power Parity atau penyesuaian dengan tingkat harga-harga lokal, Indonesia di tahun 2030 nanti sudah menjadi ekonomi terbesar nomor 5 (lima) di dunia. “Hal-hal seperti ini yang sering kita lupa,” ujar Presiden Jokowi.

Namun Presiden mengingatkan, sekali sudah menjadi negara yang 16 besar, kemudian masuk ke-10 besar, kemudian nanti masuk 5 besar dunia, kita akan berbeda dengan hari ini, karena setiap masuk ke grade yang lebih atas, akan berbeda. (Kim)

Anda mungkin juga berminat