Tunggak Bayar SPP, Seorang Siswa Dibantu Wali Kota

67

KOTA BEKASI (Garudanews.id) – Karena tidak memiliki biaya untuk melunasi SPP sekolah, anak dari seorang tukang tambal ban terancam tidak akan bisa mengikuti Ujian Nasional (UN).

Udin, orang tua dari siswa yang tinggal di wilayah Pengasinan, Rt005, Rw001, Kecamatan Rawalumbu, mengaku merasa sedih saat mendengar cerita anaknya yang terancam tidak bisa mengikuti UN karena masih memiliki tunggakan pembayaran SPP di sekolah.

“Saya sempat kaget dan sedih ketika mengetahui anak saya terancam tidak bisa mengikuti UN karena masih memiliki tunggakan uang SPP di sekolah,” katanya, Rabu (7/2).

Karena bingung soal tunggakan SPP, Udin pun berinisiatif menghubungi kerabat dekatnya untuk meminta pertolongan soal pembayaran SPP sekolah anaknya.

“Saya sempat dikasih saran oleh kerabat untuk meminta sedikit bantuan ke pihak Kelurahan di Pengasinan. Namun, saat sampai disana hanya diberi Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” ujarnya.

Menurut sepengetahuan dia, SKTM hanya berlaku untuk ke sekolah negeri saja, kalau di sekolah swasta SKTM tidak berfungsi.

Lebih ironisnya lagi, pihak Kelurahan Pengasinan tidak memberi solusi yang tepat terkait penggunaan SKTM kepada dirinya.

“Pihak Kelurahan hanya memberi SKTM dan tidak memberikan solusi apa-apa untuk melonggarkan permasalahan yang saya alami,” keluhnya.

Karena tidak mendapatkan solusi, dirinya bergegas menemui kerabat dekatnya kembali untuk menceritakan hasil pertemuannya dengan pihak Kelurahan setempat.

“Karena tidak mendapatkan titik temu, akhirnya saya kembali menemui kerabat saya tersebut untuk menceritakan permasalahan yang ada,” ulasnya.

Lanjut Udin, di hari berikutnya kabar baik menghampiri keluarga Udin. Pasalnya, pada hari, Selasa (06/02), dirinya mendapatkan bantuan langsung dari Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Saya juga belum mengetahui siapa yang mengadu keluh kesah tunggakan iuran SPP anak saya, karena yang mengetahui permasalahan ini hanya kerabat dekat saya saja,” ungkapnya.

Berkat bantuan yang diberikan kepada keluarganya, dia mengucapkan banyak terimakasih kepada Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, yang sudah membantu mengurangi rasa kegelisahan soal tunggakan iuran SPP sekolah anaknya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Bekasi yang sudah membantu masalah sekolah anak saya dan saya mendoakan agar bapak Rahmat Effendi diberikan kesehatan dan selalu menjadi pimpinan yang ingat pada masyarakat kurang mampu,” pungkasnya. (Gir)

Anda mungkin juga berminat