Jelang Libur Panjang, Masih Banyak Truk Masuk Tol Japek

158

BEKASI, (Garudanews.id) – Beberapa waktu yang lalu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberlakukan ganjil genap dan jam operasional kendaraan besar golongan lll,lV, dan V untuk melintas diruas tol Jakarta – Cikampek.

Berbagai sosialisasi pun sudah dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam rangka libur panjang paskah, Kemenhub pun melarang truk pengangkut barang dan truk gandeng melintas di jalan tol mulai pukul 12.00 hari ini hingga 24 jam ke depan. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub nomor 7/2018 tentang pembatasan kendaraan dalam rangka paskah.

Tidak terkecuali Tol Jakarta – Cikampek yang tergolong ruas tol paling padat. Namun, paska berlakunya surat edaran dari Kemenhub tersebut, banyak pengemudi truk yang tidak mengetahui pelarangan tersebut.

“Tadi ada kecelakaan di Cikunir. Jadi mereka salah perhitungan, yang seharusnya kalau (situasi) normal, mereka dapat melintas sebelum jam 12.00 WIB, memang harusnya bisa keluar tol sebelum jam 12.00 WIB,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa saat meninjau arus lalu lintas libur panjang Paskah di Tol Jakarta-Cikampek KM 39, Bekasi, Jawa Barat, seperti yang dikutip detik.com, Kamis (29/3).

Seperti diketahui bahwa, pembatasan jam operasional bagi kendaraan besar, khususnya truk ini bertujuan mengurangi kepadatan. Hal tersebut dilakukan karena berdasarkan prediksi, volume kendaraan kan meningkat jelang libur panjang pekan ini. Royke menjelaskan truk yang sudah terlanjur melintas diruas di Tol Jakarta-Cikampek, lewat pukul 12.00 WIB, dibiarkan melanjutkan perjalanan hingga diarahkan  keluar ruas Tol Cikampek.

“Mereka sudah terlanjur masuk tol, ya sudah, kita kuras. Daripada diberhentikan di tengah tol atau di rest area malah bikin macet. Kalau diminta berhenti, rest area tidak akan cukup jadi kantong parkir,” tutur Royke.

Ia menambahkan bahwa pengalihan kendaraan besar seperti truk akan dilakukan situasional.

“Kondisi (lalu lintas) kan lancar. Kalau ternyata di depan ada kemacetan ya kita alihkan ke arteri,” pungkasnya singkat.(red)

Anda mungkin juga berminat