Kampanye Pasangan Calon Kepala Daerah di Rote Ndao Memakan Korban

114

ROTE NDAO (Garudanews.id) – Nasib naas menimpa salah satu seorang simpatisan Paket Lentera, Korban Yefta Pandie meninggal dunia pada sekitar 2.30 dini hari Sabtu (10/3) di RSUD BAA, akibat jatuh dari mobil light truck Mitsubishi colt diesel dengan Nopol DH 9024 GC yang dikemudikan Heri Klass. Mobil yang mengangkut para simpatisan paket Lentera dari Wilayah Kecamatan Rote Timur.

Salah seorang kerabat korban mengatakan Yefta Pandie mengalami kecelakaan usai mengikuti kampanye Paket Lentera di Kecamatan Rote Timur, dan mobil truk yang di tumpanginya menghantam halte bus, mengakibatkan korban jatuh.

“Meski korban sempat dilarikan ke RSUD BAA, namun hanya bertahan beberapa jam saja, akhirnya salah satu dari dua Korban pendukung paket lentera meninggal dunia,”  ungkap keluarga korban, yang enggan disebutkan namanya, kepada media ini.

Berdasarkan informasi yang di himpun media di sekitar TKP menguraikan peristiwa itu terjadi Jumat, sekitar pukul 8.30 Wita sesampainya di TKP mobil melaju di jalur kiri jalan sehingga tersangkut halte bus yang berada di depan SMA Negeri 1 Lobalain, akibatnya mengenai kedua korban yang saat itu sedang bergantung di posisi samping kiri bak mobil truck.

Sehingga kedua korban jatuh ke aspal jalan mengakibatkan kedua korban mengalami luka-luka dan pendarahan dari kepala korban, korban lansung segera ditolong dan dilarikan ke RSUD Ba’a untuk mendapat perawatan medis. Namun sayangnya korban tidak bertahan luka yang ia alami. Akhirnya Yefta Pandie menghembuskan napas terakhir di rumah sakit demi paket Lentera. (Dance)

Anda mungkin juga berminat