Polres Bogor Tangkap Pelaku Pornografi Terhadap 6 Anak

142

Kabupaten Bogor (Garudanews.id) – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bogor menangkap M , 24 Th. Pria ini diduga kuat melakukan tindak pidana mempertontonkan video pornografi terhadap 6 orang korban dibawah umur di Kecamatan Rumpin, Rabu (28/2).

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Resor Bogor AKBP Andi Moch Dicky P.G, S.Sos, SIK, MH bersama Kasat Reskrim, Kanit PPA, dan Paur Humas dalam keterangan pers kepada awak media, Senin (05/03).

“Penangkapan M terkait kasus mempertontonkan video pornografi kepada anak dibawah umur yang berdampak pada terjadinya pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur” ujar Dicky.

“Korban pencabulan dan persetubuhan adalah anak perempuan berusia 8 tahun dan terduga pelaku adalah anak laki-laku berusia 6-11 tahun. Semua korban beralamat di  Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dan Kasus tersebut terjadi pada hari Sabtu tanggal 17 Februari 2018,” paparnya.

Menurut Dicky, berdasarkan pengakuan, pelaku mempertontonkan Video porno menggunakan DVD dan handphone kepada anak dibawah umur selama 1 bulan terakhir.

“Motivasi pelaku ingin mengajarkan anak-anak tersebut agar kemaluan mereka bisa berdiri dan kencang. Ketika anak-anak tegang alat vitalnya oleh M dilakukan oral kepada anak RA 12 thn, V 6 thn, A 11 th, P 11 tahun,” teranya.

Akibat dari menonton video tersebut, anak-anak penasaran dan akhirnya mencoba mempraktekan apa yg telah ditonton.

” Dampak dari seringnya melihat video tersebut, Pada tanggal 18 Febuari 2018, keenam korban( R A 12 thn, R 11 thn, G 7 thn,A 11 thn, W  6 thn, V 5th ) melakukan pencabulan dan persetubuhan bersama-sama kepada seorang anak (D, 8th),” tambahnya.

Pelaku dikenakan Pasal 81 82 uu no 35 tahun 2014 tentang undang undang perlindungan anak dan Pasal 37 jo Ps 11 dan Ps 32 jo ps 6 UU RI No 44 th 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal selama 15 Tahun.

Setelah melakukan diversi pada hari Kamis tanggal 01 maret 2018, PPA Polres Bogor menempatkan anak anak yang menjadi korban M di panti rehabilitasi Cileungsi. ((Snyt)

Anda mungkin juga berminat